Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Kamis, 07 Mei 2026 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Deni juga dikenal sebagai kreator konten pendidikan yang membagikan pengalaman tentang dunia perkuliahan dan beasiswa. Ia bahkan membuka kelas bimbingan beasiswa gratis bagi ratusan siswa.
Dalam seleksi Pilmapres, Deni mencantumkan 10 capaian unggulan terbaik yang terdiri dari enam prestasi internasional dan empat prestasi nasional. Beberapa prestasi internasional yang berhasil ia raih di antaranya Winner International Korean Poetry Reading Contest di Korea Selatan (2025), 1st Place International Literature Festival Poetry Reading Competition di Malaysia (2024), hingga Grand Prize Award South Korea Global Start-Up Idea Competition 2025.
Baginya, salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat mengikuti kompetisi di Korea Selatan dan bertemu peserta dari berbagai negara. Selain itu, ia juga bangga pernah menjadi bagian dari Gita Bahana Nusantara Republik Indonesia dan dipercaya sebagai pembaca puisi dalam Konser Kemerdekaan.
Di balik berbagai prestasi yang diraihnya, perjalanan hidup Deni tidak selalu berjalan mulus. Saat kecil, ia mengaku pernah mengalami perundungan dan diremehkan oleh lingkungan sekitar. Namun, pengalaman tersebut justru dijadikan motivasi untuk membuktikan diri melalui prestasi.
Ketika mulai bermimpi kuliah di UGM, tidak sedikit orang yang meragukan cita-citanya karena berasal dari keluarga buruh tani. Namun, Deni memilih menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk terus melangkah lebih jauh.
“Mimpi tidak pernah salah. Yang salah hanya jika kita menyerah sebelum mencobanya,” tegasnya.
Raih Prestasi Internasional hingga Kompetisi di Korea Selatan
Dalam seleksi Pilmapres, Deni mencantumkan 10 capaian unggulan terbaik yang terdiri dari enam prestasi internasional dan empat prestasi nasional. Beberapa prestasi internasional yang berhasil ia raih di antaranya Winner International Korean Poetry Reading Contest di Korea Selatan (2025), 1st Place International Literature Festival Poetry Reading Competition di Malaysia (2024), hingga Grand Prize Award South Korea Global Start-Up Idea Competition 2025.
Baginya, salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat mengikuti kompetisi di Korea Selatan dan bertemu peserta dari berbagai negara. Selain itu, ia juga bangga pernah menjadi bagian dari Gita Bahana Nusantara Republik Indonesia dan dipercaya sebagai pembaca puisi dalam Konser Kemerdekaan.
Pernah Dirundung hingga Diremehkan
Di balik berbagai prestasi yang diraihnya, perjalanan hidup Deni tidak selalu berjalan mulus. Saat kecil, ia mengaku pernah mengalami perundungan dan diremehkan oleh lingkungan sekitar. Namun, pengalaman tersebut justru dijadikan motivasi untuk membuktikan diri melalui prestasi.
Ketika mulai bermimpi kuliah di UGM, tidak sedikit orang yang meragukan cita-citanya karena berasal dari keluarga buruh tani. Namun, Deni memilih menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk terus melangkah lebih jauh.
“Mimpi tidak pernah salah. Yang salah hanya jika kita menyerah sebelum mencobanya,” tegasnya.
(nnz)
Lihat Juga :