Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UNJ Dorong Guru SD Produktif Menulis Karya Ilmiah
Selasa, 19 Mei 2026 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
“Semoga kerja sama ini terus berjalan dan ada tindak lanjutnya, sehingga mampu melahirkan guru-guru yang semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.
Antusiasme juga datang dari para peserta. Yonika Rahman Hanif, salah satu guru SDN Bukit Duri 05, mengaku kegiatan tersebut membangkitkan kembali semangatnya untuk menulis.
“Saya sudah lama tidak menulis, jadi seperti lupa lagi. Materi tentang penggunaan AI juga sangat menarik karena sekarang guru memang perlu memanfaatkan teknologi untuk membantu pekerjaan, termasuk menulis artikel,” katanya.
Menurut Yonika, guru saat ini dituntut untuk terus memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan karakter generasi peserta didik masa kini.
Hal senada juga disampaikan peserta lainnya, Jelita Azani. Guru yang juga bergelar magister ini menilai pelatihan tersebut berhasil menyegarkan kembali pemahamannya tentang penulisan artikel ilmiah yang pernah dipelajari saat kuliah.
“Materi ini benar-benar merefresh kembali ilmu yang pernah saya dapatkan dulu. Jadi termotivasi lagi untuk menulis jurnal,” ujar Jelita.
“Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar guru semakin profesional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI dalam dunia Pendidikan,” pungkasnya.
Antusiasme juga datang dari para peserta. Yonika Rahman Hanif, salah satu guru SDN Bukit Duri 05, mengaku kegiatan tersebut membangkitkan kembali semangatnya untuk menulis.
“Saya sudah lama tidak menulis, jadi seperti lupa lagi. Materi tentang penggunaan AI juga sangat menarik karena sekarang guru memang perlu memanfaatkan teknologi untuk membantu pekerjaan, termasuk menulis artikel,” katanya.
Menurut Yonika, guru saat ini dituntut untuk terus memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan karakter generasi peserta didik masa kini.
Hal senada juga disampaikan peserta lainnya, Jelita Azani. Guru yang juga bergelar magister ini menilai pelatihan tersebut berhasil menyegarkan kembali pemahamannya tentang penulisan artikel ilmiah yang pernah dipelajari saat kuliah.
“Materi ini benar-benar merefresh kembali ilmu yang pernah saya dapatkan dulu. Jadi termotivasi lagi untuk menulis jurnal,” ujar Jelita.
“Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar guru semakin profesional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI dalam dunia Pendidikan,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :