Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Di usia yang mendekati masa purna tugas, Djoko justru menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk membuktikan bahwa semangat belajar tidak dibatasi umur. “Di usia saya yang sudah tidak muda dan hampir purna tugas, saya terdorong untuk bisa menyelesaikan studi dalam waktu yang ditentukan dan membuktikan bahwa saya masih bisa meningkatkan kompetensi melalui studi lanjutan,” ujarnya.
Keberhasilan menyelesaikan pendidikan magister ini pun memiliki makna mendalam bagi Djoko. Selain menjadi pencapaian akademik pribadi, kelulusan tersebut juga menjadi hadiah istimewa menjelang masa pensiunnya.
“Kelulusan ini merupakan hadiah besar menjelang purna tugas saya. Ini juga menjadi bukti bahwa saya telah berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan institusi untuk kuliah lagi,” katanya.
Djoko juga menyampaikan pesan kepada generasi muda dan para mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan agar selalu menjaga semangat belajar dan percaya pada kemampuan diri sendiri. “Studi harus dijalani dengan penuh semangat, bersungguh-sungguh, dan percaya diri bahwa kita bisa menyelesaikan program studi tepat waktu,” pesannya.
Menurutnya, usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut ilmu selama masih ada kemauan dan kemampuan untuk belajar. “Menuntut ilmu tidak terbatas oleh usia, selama kita masih mampu melaksanakannya,” pungkasnya.
Keberhasilan menyelesaikan pendidikan magister ini pun memiliki makna mendalam bagi Djoko. Selain menjadi pencapaian akademik pribadi, kelulusan tersebut juga menjadi hadiah istimewa menjelang masa pensiunnya.
“Kelulusan ini merupakan hadiah besar menjelang purna tugas saya. Ini juga menjadi bukti bahwa saya telah berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan institusi untuk kuliah lagi,” katanya.
Djoko juga menyampaikan pesan kepada generasi muda dan para mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan agar selalu menjaga semangat belajar dan percaya pada kemampuan diri sendiri. “Studi harus dijalani dengan penuh semangat, bersungguh-sungguh, dan percaya diri bahwa kita bisa menyelesaikan program studi tepat waktu,” pesannya.
Menurutnya, usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut ilmu selama masih ada kemauan dan kemampuan untuk belajar. “Menuntut ilmu tidak terbatas oleh usia, selama kita masih mampu melaksanakannya,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :