President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Selasa, 26 Mei 2026 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Mahasiswa dilatih mulai dari pengembangan ide, penyusunan anggaran, strategi pemasaran, hingga pengelolaan operasional. Pendekatan pembelajaran yang digunakan mengusung prinsip “practice first, enforce with theory later”. Mahasiswa terlebih dahulu menghadapi pengalaman nyata sebelum memperdalam teori akademik di kelas.
Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung yang memperkuat kesiapan mereka dalam dunia kerja maupun bisnis.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi President University Adhi Setyo Santoso menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk persiapan mahasiswa menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Sebagai pelindung apabila terjadi tantangan ekonomi bagi mahasiswa tahun pertama. Sejak langkah pertama mereka, mereka dipersiapkan agar dapat survive dengan menggunakan keilmuan yang relevan dengan program studinya masing-masing,” ujarnya.
Pengalaman membangun bisnis secara langsung dinilai mampu membentuk mentalitas inovatif dan entrepreneurial pada mahasiswa. Bekal ini dianggap penting untuk menghadapi dinamika industri global di masa depan.
Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung yang memperkuat kesiapan mereka dalam dunia kerja maupun bisnis.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi President University Adhi Setyo Santoso menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk persiapan mahasiswa menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Sebagai pelindung apabila terjadi tantangan ekonomi bagi mahasiswa tahun pertama. Sejak langkah pertama mereka, mereka dipersiapkan agar dapat survive dengan menggunakan keilmuan yang relevan dengan program studinya masing-masing,” ujarnya.
Pengalaman membangun bisnis secara langsung dinilai mampu membentuk mentalitas inovatif dan entrepreneurial pada mahasiswa. Bekal ini dianggap penting untuk menghadapi dinamika industri global di masa depan.
(nnz)
Lihat Juga :