Wujudkan Green School, SMA Pradita Dirgantara Kembangkan Bank Kedelai

Kamis, 24 September 2020 - 21:05 WIB
loading...
Wujudkan Green School,...
Siswi SMA Pradita Dirgantara, Nimas Putri Larasati. Foto/ist
A A A
SOLO - SMA Pradita Dirgantara, sekolah unggulan binaan TNI Angkatan Udara (AU) yang bertaraf Internasional di Komplek Lanud Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah, memiliki cara dan inovasi unik dalam pembelajaran di tengah Pandemi COVID-19, di antaranya program Bank kedelai.

“Apa yang kamu inginkan di sekolah? Saat masuk ke sekolah, apa yang ingin dilihat, dengar, alami, dan rasakan? Pertanyaan ini sangat perlu diinspirasi oleh semua orang. Program bank kedelai merupakan alternatif untuk melatih dan memberikan pengalaman belajar kontekstual kepada anak-anak. Pemahaman tentang proyek pembelajaran dasar ini memberikan pemahaman tentang makna hidup yang sebenarnya, ”tutur Manajer Penjaminan Mutu SMA Pradita Dirgantara, Sutanto melalui keterangan tertulisnya, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: 14 Sekolah Lolos Penilaian Adiwiyata Kota Surabaya )

Sutanto menyebutkan, merujuk dari penelitian di Jepang bahwa anak muda saat ini semakin sedikit minatnya terhadap dunia agrikultur. Mereka lebih tertarik pada teknologi. "Inilah yang juga menjadi kekhawatiran kami terhadap generasi bangsa Indonesia yang jelas-jelas bangsa kita memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Inilah yang harus kita tonjolkan pada dunia. Bank kedelai menjadi program belajar yang bermakna unutk siswa agar mereka juga dapat menjadi duta pangan, misalnya,” Jelas Sutanto.

Menurutnya, Bank Kedelai memberikan pengalaman belajar kepada siswa yaitu, sekolah hijau atau green school dan pembelajaran kontekstual terintegrasi. Konsep ini dikembangkan oleh SMA Pradita Dirgantara, meski dalam situasi pandemi. “Pertama, konsep green school, siswa belajar lebih banyak dari cara mereka belajar daripada dari apa yang diajarkan kepada mereka. Kedua, pembelajaran kontekstual terintegrasi membantu siswa untuk mengumpulkan beragam pengetahuan secara komprehensif. Kajian ini juga dikenal sebagai kajian interdisipliner yang mempertemukan disiplin ilmu pada seluruh siswa untuk mencapai tujuan dengan memahami kompleksitas dan mengambil keputusan yang bermakna,” Terangnya. (Baca juga: Kemendikbud Siapkan Infrastruktur Pengganti Ujian Nasional )

Guru Biologi sekaligus Koordinator Program, Denny M. Fajar menuturkan bahwa program bank kedelai ini dijalankan masih secara daring. Awalnya, guru memberikan arahan tentang apa yang harus dilakukan siswa, mulai dari proses penentuan bibit, penanaman, hingga panen. Setiap minggu siswa diwajibkan untuk melaporkan data kepada guru koordinator hingga akhirnya proses sosialisasi proyek dilaksanakan.

“Ini mengajarkan kepada siswa untuk menerapkan green school di rumah mereka. Mereka belajar tentang pertanian. Mereka akan belajar menjadi peneliti sekaligus menjadi seorang petani. Selain itu, siswa belajar tentang pembelajaran kontekstual terintegrasi, misalnya biologi, kimia, sosial, budaya, dan kewirausahaan. Ini tentunya juga melibatkan orang tua dan itu nilai yang penting,” tuturnya. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )

Sekolah bertaraf Internasional dan diresmikan oleh Presiden ke-3 RI Alm Bapak BJ Habibie pada Juli 2018 tersebut telah menerapkan sistem green school dan pembelajaran kontekstual terintegrasi sejak awal berdiri pada 2018 dan ditandai dengan penanaman pohon oleh Alm B.J Habibie.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
MNC University Berikan...
MNC University Berikan Penghargaan dan Beasiswa kepada Pemenang Jakarta Youth Achievement Awards 2026
Bikin Novo Club, ParagonCorp...
Bikin Novo Club, ParagonCorp Ajak Mahasiswa Berani Berinovasi
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
LPDP Buka Beasiswa Doktor...
LPDP Buka Beasiswa Doktor by Research 2026, Cek Syarat, Skor TOEFL, dan Jadwal Pendaftaran
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved