Wujudkan Green School, SMA Pradita Dirgantara Kembangkan Bank Kedelai
Kamis, 24 September 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Adapun integrasi pembelajaran kontekstual tampak dalam beberapa mata pelajaran. Misalnya, Integrasi pembelajaran pada biologi, kimia, dan kewirausahaan. Siswa dapat belajar tentang pemanfaatan jamur (biologi), kandungan gizi/uji coba pangan (kimia), dan pemasaran produk kedelai.
"Bank kedelai ini terus berlanjut sampai akhirnya siswa kembali ke sekolah dengan membawa benih kedelai yang selanjutnya akan ditanam di sekolah. Selain itu, kedelai juga bisa diolah menjadi berbagai olahan makanan dan bisa didistribusikan secara komersial,” Ungkap Denny.
Program ini dinilai berhasil karena siswa dapat menanam kedelai dengan baik dan mendapatkan pembelajaran komprehensif dari kegiatan tersebut. “Bank kedelai melatih saya untuk memahami cara menanam yang benar karena ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Selain itu, program ini membuat saya lebih mengenal alam karena sebelumnya saya lebih nyaman dengan urusan teknologi. Jadi, ini program yang bagus untuk masa depan kita,” kata Nimas Putri Larasati, siswa SMA Pradita Dirgantara.
SMA Pradita Dirgantara meyakini hal tersebut akan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan di bidang agrikultur atau agroteknologi sehingga sektor pertanian Indonesia dapat bersaing secara global.
"Bank kedelai ini terus berlanjut sampai akhirnya siswa kembali ke sekolah dengan membawa benih kedelai yang selanjutnya akan ditanam di sekolah. Selain itu, kedelai juga bisa diolah menjadi berbagai olahan makanan dan bisa didistribusikan secara komersial,” Ungkap Denny.
Program ini dinilai berhasil karena siswa dapat menanam kedelai dengan baik dan mendapatkan pembelajaran komprehensif dari kegiatan tersebut. “Bank kedelai melatih saya untuk memahami cara menanam yang benar karena ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Selain itu, program ini membuat saya lebih mengenal alam karena sebelumnya saya lebih nyaman dengan urusan teknologi. Jadi, ini program yang bagus untuk masa depan kita,” kata Nimas Putri Larasati, siswa SMA Pradita Dirgantara.
SMA Pradita Dirgantara meyakini hal tersebut akan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan di bidang agrikultur atau agroteknologi sehingga sektor pertanian Indonesia dapat bersaing secara global.
(mpw)
Lihat Juga :