Sulap Kecubung Jadi Obat Bius, Siswa MAN 1 Gresik Juarai Ajang Internasional

Senin, 12 Oktober 2020 - 10:02 WIB
loading...
Sulap Kecubung Jadi...
Para siswa MAN 1 Gresik mempraktekan membius bibit ikan dengan temuan mereka. Foto/SINDOnews/Ashadi iksan
A A A
GRESIK - Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat para siswa Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Gresik untuk menciptakan inovasi baru. Buktinya, lima siswanya berhasil meraih juara ajang Internasional Invention Festival.

Kelima siswa itu adalah, Ibrahim Al Khowwas, Maya Hafshoh, Siti Fathimatuz, Agika Putri, dan Febi Auliyah. Mereka menyingkirkan siswa-siswa dari negara lain untuk menjadi yang terbaik.

Kelima siswa kelas X, XI, dan XII itu menyandang juara karena berhasil membuat temuan baru, yakni membuat obat bius ikan dari buah kecubung. (Baca juga: Dua Sekolah di Solo Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka )

Ide obat bius ikan tersebut karena melimpahnya tanaman kecubung di Gresik. Namun, banyaknya bahan baku buah kecubung justru jarang sekali dimanfaatkan. Malahan banyak digunakan untuk kegiatan negatif seperti mabuk.

"Disitulah kami memikirkan bagaimana bisa bermanfaat. Ternyata bisa digunakan untuk obat anestesi ikan,” ujar Koordinator Tim Ibrahim Al Khowwas. (Baca juga: Kemenag, LIPI dan Nano Center Indonesia Kembangkan Madrasah Riset )

Dia menjelaskan, jika cara membuatnya cukup mudah. Buah kecubung dikupas dan diambil bijinya. Kemudian dicampur dengan alkohol 70 persen. Diaduk sekitar 30 menit dan didiamkan selama dua hari. "Setelah itu baru bisa digunakan," imbuhnya dengan rasa gembira.

Bahkan, dia bersama keempat siswa mempraktekan langsung temuan itu. Menggunakan 2 ml bius dari kecubung lalu dituangkan ke dalam air 250 ml. Kemudian ikan dimasukan. Tak butuh waktu lama, ikan tertidur sekitar 20 menit."Kerjanya 20 menit. Setelah itu ikan kembali sehat," ungkapnya.

Menurutnya, obat bius ikan ini akan dibutuhkan oleh petani tambak hingga pengusaha rumah makan ikan segar. Karena sering kali pengiriman bibit ikan belum efektif.
"Banyak bibit ikan yang mati saat pengiriman karena stres. Kalau pakai bius ini, ikannya pingsan. Dan bisa meminimalisir angka kematian bibit saat dikirim ke tambak," paparnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Gresik Masfuah mengapresiasi temuan anak didiknya. Bahka dia baru mengetahui setelah kelima siswanya menjadi juara. "Di tengah keterbatasan pembelajaran, para siswa tetap berinovasi," ungkapnya dengan rasa bangga.

Pihaknya berharap temuan ini bisa dikembangkan ke skala yang lebih besar. Sehingga bisa bermanfaat bagi petani tambak dan pengusaha ikan yang lain."Semoga bisa dikembangkan untuk ikan besar. Karena rumah makan itu banyak yang butuh ikan segar dalam keadaan hidup," harapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara GTV...
Liga Bintang Juara GTV Resmi Digelar di Bogor, Bangkitkan Semangat Belajar Siswa
329 Tim dari 10 Provinsi...
329 Tim dari 10 Provinsi Ramaikan Kompetisi Greenmech 2026
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Model United Nations...
Model United Nations Dinilai Masih Eksklusif, Peneliti HI Usul Diperluas ke Sekolah SMA
Siswa SMP Bekasi Harumkan...
Siswa SMP Bekasi Harumkan Indonesia di Asia World Model United Nations 2025
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Apa Saja Rahasia Pasar...
Apa Saja Rahasia Pasar Kripto APAC yang Kini Nilai Transaksinya Meroket ke Rp41.536 Triliun?
Rekomendasi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Berita Terkini
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved