Dua Sekolah di Solo Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 00:45 WIB
loading...
SMP Negeri 4 Solo yang menjadi sekolah pertama pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat pandemi COVID-19. Foto/istimewa
A
A
A
SOLO - Pemkot Solo mulai mempersiapkan rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk sekolah saat pandemi COVID-19. Simulasi akan dilakukan di dua sekolah menengah pertama (SMP) akhir Oktober 2020.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, simulasi di dua sekolah sudah siap dengan sarana dan prasarana belajar tatap muka new normal Pandemi COVID-19. (Baca juga: Asesmen Nasional Pengganti UN Jangan Sampai Menjadi Beban Baru )
“Proses belajar mengajar sesuai protokol kesehatan dimulai dengan simulasi dahulu selama seminggu untuk setengah kelas, dan separuhnya seminggu kemudian. Ini untuk mencegah penyebaran virus COVID-19,” kata Rudy, Jumat (9/10/2020).
Simulasi tahap awal dilakukan untuk siswa kelas 9 terlebih dahulu dan 14 hari kemudian dievaluasi.
Semua personil di sekolah termasuk guru dan semua karyawan, lanjut Rudy, lebih dulu harus menjalani rapid test sebelum dilakukan pembelajaran. Jika ditemukan ada yang reaktif, selanjutnya menjalani swab PCR. Sterilisasi semua alat belajar mengajar diperlukan juga dengan penyemprotan desinfektan. Dalam tahap awal, sekolah yang akan menjalani PTM adalah SMP Negeri 4 Solo dan dan salah satu SMP swasta. (Baca juga: Luruskan, Ini Kata Jokowi soal Komersialisasi Pendidikan di UU Ciptaker )
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, simulasi di dua sekolah sudah siap dengan sarana dan prasarana belajar tatap muka new normal Pandemi COVID-19. (Baca juga: Asesmen Nasional Pengganti UN Jangan Sampai Menjadi Beban Baru )
“Proses belajar mengajar sesuai protokol kesehatan dimulai dengan simulasi dahulu selama seminggu untuk setengah kelas, dan separuhnya seminggu kemudian. Ini untuk mencegah penyebaran virus COVID-19,” kata Rudy, Jumat (9/10/2020).
Simulasi tahap awal dilakukan untuk siswa kelas 9 terlebih dahulu dan 14 hari kemudian dievaluasi.
Semua personil di sekolah termasuk guru dan semua karyawan, lanjut Rudy, lebih dulu harus menjalani rapid test sebelum dilakukan pembelajaran. Jika ditemukan ada yang reaktif, selanjutnya menjalani swab PCR. Sterilisasi semua alat belajar mengajar diperlukan juga dengan penyemprotan desinfektan. Dalam tahap awal, sekolah yang akan menjalani PTM adalah SMP Negeri 4 Solo dan dan salah satu SMP swasta. (Baca juga: Luruskan, Ini Kata Jokowi soal Komersialisasi Pendidikan di UU Ciptaker )
Lihat Juga :