Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku akan Terhubung dengan Aplikasi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Sonny menjelaskan, perubahan perilaku adalah upaya pencegahan di hulu untuk mencegah orang supaya tidak tertular virus korona itu menjadi sangat penting. Jika dengan cara mematuhi protokol kesehatan di hulu ini berhasil maka tidak akan ada beban yang berlebihan untuk memerangi pandemi korona di hilir.
Sonny menerangkan, hasil penelitian dari berbagai negara menunjukan bahwa kebiasaan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun itu berhasil menurunkan angka penularan virus Corona dengan sangat tinggi.
"Contoh kasus pakai masker saja di beberapa negara yang menerapkan secara ketat dalam waktu 21 hari angkanya langsung turun kasus penularannya tinggal 25%. Jadi besar sekali dampaknya. Nah kita tentu punya upaya di perubahan perilaku dan punya upaya penanganan kesehatan untuk memutus mata rantai itu dua hal yang perlu dilakukan," imbuhnya.
Sonny menuturkan, ada 17 % masyarakat yang yakin dirinya tidak tertular virus korona. Menurutnya, adanya 17 % warga ini akan akan berdampak merugikan 83% warga yang sudah menaati peraturan kesehatan. Oleh karenanya, kepatuhan atas protokol kesehatan ini harus menjadi kesadaran bersama dan harus menjadi perilaku bangsa.
"Kemudian kebiasaan hidup sehat ini bisa meningkatkan usia harapan hidup kita dalam jangka panjang. Jadi bukan perkara jangka pendek kita merubah perilaku tapi adaptasi masyarakat untuk jangka panjang menjadi sangat penting," pungkasnya.
Sonny menerangkan, hasil penelitian dari berbagai negara menunjukan bahwa kebiasaan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun itu berhasil menurunkan angka penularan virus Corona dengan sangat tinggi.
"Contoh kasus pakai masker saja di beberapa negara yang menerapkan secara ketat dalam waktu 21 hari angkanya langsung turun kasus penularannya tinggal 25%. Jadi besar sekali dampaknya. Nah kita tentu punya upaya di perubahan perilaku dan punya upaya penanganan kesehatan untuk memutus mata rantai itu dua hal yang perlu dilakukan," imbuhnya.
Sonny menuturkan, ada 17 % masyarakat yang yakin dirinya tidak tertular virus korona. Menurutnya, adanya 17 % warga ini akan akan berdampak merugikan 83% warga yang sudah menaati peraturan kesehatan. Oleh karenanya, kepatuhan atas protokol kesehatan ini harus menjadi kesadaran bersama dan harus menjadi perilaku bangsa.
"Kemudian kebiasaan hidup sehat ini bisa meningkatkan usia harapan hidup kita dalam jangka panjang. Jadi bukan perkara jangka pendek kita merubah perilaku tapi adaptasi masyarakat untuk jangka panjang menjadi sangat penting," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :