Ornamen Header
Ini Wejangan Menteri BUMN kepada Para Wisudawan Pascasarjana UI
Ini Wejangan Menteri BUMN kepada Para Wisudawan Pascasarjana UI
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Upacara Wisuda Virtual UI program Profesi, Spesialis, magister dan Doktor TA 2019/2020. Foto/Dok/Humas UI
JAKARTA - Universitas Indonesia kembali menggelar wisuda untuk program Pascasarjana. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun turut hadir dalam wisuda yang digelar secara virtual ini.

Menteri BUMN Erick Thohir mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati program pascasarjana UI untuk tidak berhenti memberikan kontribusi bagi bangsa dan tanah air tercinta. "Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Jangan jadikan wisuda hari ini sebagai akhir dari perjuangan kalian semua," katanya pada Upacara Wisuda Virtual UI program Profesi, Spesialis, magister dan Doktor TA 2019/2020 dan Penyambutan Mahasiswa Baru TA 2020/2021 melalui streaming Youtube Universitas Indonesia, Sabtu (17/10). (Baca juga: 2.592 Mahasiswa Pascasarjana UI Diwisuda secara Virtual)

Erick mengatakan, jadikan momen wisuda ini sebagai awal untuk menghadapi tantangan-tantangan besar di masa depan. Pendiri Mahaka Group ini menjelaskan, Setelah Pandemi COVID-19 ini berakhir tantangan baru pasti akan tetap ada. Tantangan ekonomi, tantangan teknologi dan tantangan globalisasi. Dan bahkan tidak mungkin akan adanya tantangan pandemi baru lagi. Mulai dari sekarang Indonesia harus bersiap sehingga pada masa tantangan baru itu muncul Indonesia pun bisa sejajar dengan negara besar lainnya dalam mengatasi tantangan itu. "Dan anda semua lah aktornya. Saya tunggu kontribusi anda semua untuk Indonesia yang kita cintai. Bersama kita majukan Ibu Pertiwi," tutur Erick.

Pada wisuda hari ini, UI melepas 2.592 lulusan dari Program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor. Para lulusan tersebut terdiri atas 393 lulusan program profesi reguler, 46 lulusan program profesi kelas internasional, 303 lulusan program spesialis 1 (Sp-1), 51 lulusan program spesialis 2 (Sp-2), 1.707 lulusan program magister, dan 92 lulusan program doktor.



Erick menjelaskan, Kementerian BUMN memberi perhatian khusus kepada generasi muda Indonesia. Dia mengatakan, kementeriannya pun terus mencari talenta-talenta terbaik yang ada di dalam BUMN maupun dari luar BUMN. Bahkan talenta terbaik yang ada di dalam maupun luar negeri, terang Erick, diajak untuk bergabung bersama Kementerian BUMN untuk menjadikan BUMN Indonesia menjadi yang terbaik di dalam persaingan global. (Baca juga: Rektor UI: Ini 10 Kompetensi Utama yang Harus Dimiliki Mahasiswa)

Erick menuturkan, talenta muda yang telah direkrut contohnya Fajrin Rasyid , pendiri Bukalapak yang baru berusia 34 tahun tapi sekarang sudah membantu PT Telkom sebagai salah satu direksi. Selain itu sudah banyak talenta-talenta muda yang telah direkrutnya yang sebelumnya bekerja di perusahaan ternama untuk bergabung di PT Pos Indonesia, Pertamedika hingga Biofarma. "Pemilihan para sosok muda ini bukan tanpa alasan. Saya percaya anak muda Indonesia bukan followers tetapi pemimpin masa depan," katanya optimis.

Erick mengapresiasi UI yang telah melaksanakan wisuda secara daring. Sebab kegiatan virtual ini berperan besar dalam pencegahan rantai penyebaran virus Corona. Komite Penanganan COVID-19 dan Pembenahan Ekonomi Nasional pun, jelasnya, akan memastikan tiga program berjalan dengan baik di masa pandemi ini. Yakni Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh. Erick mengatakan, ketiganya perlu dipastikan sebab tanpa pulihnya kesehatan maka perekonomian akan akan bangkit kembali.



Oleh karena itu, Erick pun mengajak masyarakat untuk turut membantu dengan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun dan menjaga jarak. Selain itu, lanjut Erick, pemerintah juga akan terus menggencarkan 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment ditambah bantuan produktif untuk masyarakat yang terdampak pandemi. (Baca juga: Rektor UI Paparkan Kontribusi Riset dan Inovasi UI untuk Perangi COVID-19)

Selain itu, lanjut Erick, Kementerian BUMN melalui PT Biofarma bersama dengan kementerian Kesehatan juga terus bekerja sama untuk mengembangkan vaksin COVID-19 yang sudah mencapai tahap uji klinis ketiga. Tidak hanya itu, tambahnya, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi untuk pertumbuhan sektor perdagangan, investasi, pariwisata. jasa, pertanian dan juga maritim.

"Program Indonesia Sehat Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh adalah sebuah program yang dicanangkan secara berurutan. Tentu program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh masyarakat Indonesia dan tentu anak muda Indonesia sebagai ujung tombak nya,"pungkasnya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!