Siswa Depresi karena PJJ Berujung Maut, KPAI: Ini Solusi yang Tepat
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu menerangkan konsultasi dapat dilakukan melalui aplikasi WhatsApp atau aplikasi lain yang mudah digunakan oleh guru dan siswa-siswi. “Kerap kali, anak-anak hanya butuh didengar. Ada saluran curhat selain ke sahabat. Bisa ke guru BK dan wali kelas agar dapat diberikan solusi cepat,” ucapnya.
KPAI menegaskan peran orang tua sangat besar dalam mencegah depresi pada anak. Retno mengungkapkan contoh masalah yang kerap dihadapi anak sekolah, seperti pertengkaran dengan teman.
Mungkin hal itu tampak sederhana bagi orang dewasa. Namun, berbeda jika kondisi tersebut dialami remaja. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu bisa memicu depresi pada remaja. (Baca juga: Sisihkan Ratusan Peserta, Mahasiswa UB Raih Juara Kompetisi Pangan se-Asia )
Retno menuturkan remaja sering mengalami perubahan suasana hati. Remaja yang terlihat murung atau sedih, misalnya karena patah hati, mendapat nilai jelek, atau merasa kurang perhatian dari orang tua, sering dianggap hal biasa.
“Bisa jadi itu gejala depresi pada remaja. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berlanjut dan menyebabkan munculnya keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Bahkan bunuh diri,” pungkasnya.
KPAI menegaskan peran orang tua sangat besar dalam mencegah depresi pada anak. Retno mengungkapkan contoh masalah yang kerap dihadapi anak sekolah, seperti pertengkaran dengan teman.
Mungkin hal itu tampak sederhana bagi orang dewasa. Namun, berbeda jika kondisi tersebut dialami remaja. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu bisa memicu depresi pada remaja. (Baca juga: Sisihkan Ratusan Peserta, Mahasiswa UB Raih Juara Kompetisi Pangan se-Asia )
Retno menuturkan remaja sering mengalami perubahan suasana hati. Remaja yang terlihat murung atau sedih, misalnya karena patah hati, mendapat nilai jelek, atau merasa kurang perhatian dari orang tua, sering dianggap hal biasa.
“Bisa jadi itu gejala depresi pada remaja. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berlanjut dan menyebabkan munculnya keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Bahkan bunuh diri,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :