Kolaborasi Riset, UI Inisiasi Pertemuan Peneliti UI dan Dispora Indonesia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Berikutnya, pada sesi rumpun saintek, diisi oleh para pembicara yaitu, Dr. Fatwa F. Abdi (Helmholtz Zentrum Berlin, Jerman), dan Prof. Dr.-Ing. Nasruddin, M.Eng (Fakultas Teknik UI), dengan moderator Dr. Munawar Khalil (Risbang UI). Sedangkan untuk rumpun sosial dan humaniora, pembicara yang hadir adalah Dr. Etin Anwar (Hobart and William Smith College, NY, Amerika Serikat), dan Dr. Inaya Rakhmani (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI), dengan moderator Dr. Saraswati Putri (Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI).
Kolaborasi antar peneliti di lingkup nasional dan global juga dibahas dan dipaparkan oleh pembicara kunci ketiga pada webinar kali ini, yaitu Dr. Muhammad Aziz yang merupakan Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). Ia memaparkan seluruh agenda kerja sama yang sudah dan akan dilaksanakan dengan seluruh diaspora di Indonesia.
Muhammad Aziz juga mengangkat pembahasan perihal perlindungan dan penyertaan hak kekayaan intelektual regional, penciptaan instrumen keuangan untuk inovasi, dan harmonisasi regulasi penelitian sebagai beberapa manfaat dari terjadinya diaspora. Visi dan misi yang dimiliki oleh I-4 diharapkan dapat bersinergi dengan potensi di UI dan seluruh rekan peneliti di Indonesia. (Baca juga: Hubungkan Alumni dari Seluruh Dunia, IPB Diaspora Network Diresmikan )
Pada sambutan penutupnya, Direktur Riset dan Pengembangan UI, Dr. Dede Djuhana menuturkan, “Diharapkan melalui seminar gagasan Risbang UI ini terbangun diskusi yang intensif untuk mendapatkan solusi atas kendala-kendala yang terjadi dalam kegiatan kolaborasi riset, sehingga mendorong diaspora Indonesia untuk meneliti dan bermitra dengan peneliti di Indonesia guna melahirkan invensi dan inovasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi Indonesia dan dunia.” terangnya.
Kolaborasi antar peneliti di lingkup nasional dan global juga dibahas dan dipaparkan oleh pembicara kunci ketiga pada webinar kali ini, yaitu Dr. Muhammad Aziz yang merupakan Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). Ia memaparkan seluruh agenda kerja sama yang sudah dan akan dilaksanakan dengan seluruh diaspora di Indonesia.
Muhammad Aziz juga mengangkat pembahasan perihal perlindungan dan penyertaan hak kekayaan intelektual regional, penciptaan instrumen keuangan untuk inovasi, dan harmonisasi regulasi penelitian sebagai beberapa manfaat dari terjadinya diaspora. Visi dan misi yang dimiliki oleh I-4 diharapkan dapat bersinergi dengan potensi di UI dan seluruh rekan peneliti di Indonesia. (Baca juga: Hubungkan Alumni dari Seluruh Dunia, IPB Diaspora Network Diresmikan )
Pada sambutan penutupnya, Direktur Riset dan Pengembangan UI, Dr. Dede Djuhana menuturkan, “Diharapkan melalui seminar gagasan Risbang UI ini terbangun diskusi yang intensif untuk mendapatkan solusi atas kendala-kendala yang terjadi dalam kegiatan kolaborasi riset, sehingga mendorong diaspora Indonesia untuk meneliti dan bermitra dengan peneliti di Indonesia guna melahirkan invensi dan inovasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi Indonesia dan dunia.” terangnya.
(mpw)
Lihat Juga :