UNJ akan Kembangkan Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan olahraga, ujarnya, pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September lalu UNJ pun panen penghargaan yang diberikan pemerintah. Tercatat ada enam penghargaan yang diterima yakni penghargaan kategori dosen atau dosen berprestasi yang dia raih. Lalu ada juga kategori guru, pelatih, kategori wasit dan juga kategori pelatih fisik panjat tebing.
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan UNJ Abdul Syukur mengatakan, UNJ sendiri memiliki gedung olah raga (GOR) yang megah yang dihibahkan dari Pemprov DKI Jakarta. Dia mengatakan, UNJ memperoleh hibah GOR ini karena tidak dapat dipungkiri UNJ telah memberi kontribusi prestasi gemilang dari para atlet yang juga merupakan mahasiswa UNJ di berbagai pekan olahraga baik nasional dan internasional.
Abdul Syukur menjelaskan, GOR ini tidak hanya dipakai untuk tempat latihan saja namun ada untuk teknologi disana untuk sport science. "Misalnya ada kolam renang. Meskipun ukurannya kecil tapi itu kolam renang laboratorium yang bisa mengukur kecepatan atlet, alat untuk biomekanik dan lainnya. Jadi meskipun kolam renang kecil tapi manfaatnya luar biasa," ungkap Warek III.
Sedangkan untuk fasilitas sport tourism, jelas Abdul Syukur, pihaknya juga sedang mengembangkan sumber daya manusia (SDM)nya melalui program studi olahraga rekreasi. Dia menuturkan bahwa program studi olahraga rekreasi yang dimiliki UNJ ini pula merupakan program studi pertama yang beroperasi di Indonesia. Selain itu juga ada program studi kepelatihan yang dibuka oleh perguruan tinggi negeri eks IKIP ini.
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan UNJ Abdul Syukur mengatakan, UNJ sendiri memiliki gedung olah raga (GOR) yang megah yang dihibahkan dari Pemprov DKI Jakarta. Dia mengatakan, UNJ memperoleh hibah GOR ini karena tidak dapat dipungkiri UNJ telah memberi kontribusi prestasi gemilang dari para atlet yang juga merupakan mahasiswa UNJ di berbagai pekan olahraga baik nasional dan internasional.
Abdul Syukur menjelaskan, GOR ini tidak hanya dipakai untuk tempat latihan saja namun ada untuk teknologi disana untuk sport science. "Misalnya ada kolam renang. Meskipun ukurannya kecil tapi itu kolam renang laboratorium yang bisa mengukur kecepatan atlet, alat untuk biomekanik dan lainnya. Jadi meskipun kolam renang kecil tapi manfaatnya luar biasa," ungkap Warek III.
Sedangkan untuk fasilitas sport tourism, jelas Abdul Syukur, pihaknya juga sedang mengembangkan sumber daya manusia (SDM)nya melalui program studi olahraga rekreasi. Dia menuturkan bahwa program studi olahraga rekreasi yang dimiliki UNJ ini pula merupakan program studi pertama yang beroperasi di Indonesia. Selain itu juga ada program studi kepelatihan yang dibuka oleh perguruan tinggi negeri eks IKIP ini.
(mpw)
Lihat Juga :