Luar Biasa! ITS Raih Medali Terbanyak di Ajang Gemastik 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun meraih banyak penghargaan, ITS masih belum berhasil membawa pulang piala Samakbya Padhesa Widya sebagai juara umum pada Gemastik ke-13. Poin yang didapat ITS belum bisa melampaui sang juara bertahan yang kali ini kembali menjadi juara umum yakni, Universitas Indonesia, dengan perolehan total tiga medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. (Baca juga: Rancang Aplikasi Go-Elderly, 6 Mahasiswa UI Juarai Kompetisi Internasional )
Kesuksesan yang berhasil diraih oleh kontingen ITS pada tahun ini juga tidak bisa dilepaskan dari adanya kerja sama yang kuat dari para kontingen. Mulai dari finalis hingga peran dosen pembimbing dan juga Tim Kawal yang selalu memberi arahan dan evaluasi, sehingga memacu semua tim untuk memberikan hasil yang terbaik. Dukungan penuh dari pihak birokrasi ITS juga memberikan energi positif bagi peserta dengan ide maupun masukan yang diberikan.
“Dari segi kualitas dan teknis, saya yakin bahwa karya yang dibuat oleh seluruh tim sudah matang dan unggul,” ungkapnya.
Untuk ke depannya, menurut Hadziq, persiapan dalam menghadapi kompetisi Gemastik akan dilakukan sejak jauh hari, sehingga hasil yang didapat bisa lebih maksimal. Akan ada sebuah sistem pengawalan atau mentoring langsung hingga penilaian silang yang dilakukan kepada karya-karya yang peserta buat. Serta pemberlakuan karantina bagi para finalis untuk bisa fokus pada turnamen yang diikuti.
Kesuksesan yang berhasil diraih oleh kontingen ITS pada tahun ini juga tidak bisa dilepaskan dari adanya kerja sama yang kuat dari para kontingen. Mulai dari finalis hingga peran dosen pembimbing dan juga Tim Kawal yang selalu memberi arahan dan evaluasi, sehingga memacu semua tim untuk memberikan hasil yang terbaik. Dukungan penuh dari pihak birokrasi ITS juga memberikan energi positif bagi peserta dengan ide maupun masukan yang diberikan.
“Dari segi kualitas dan teknis, saya yakin bahwa karya yang dibuat oleh seluruh tim sudah matang dan unggul,” ungkapnya.
Untuk ke depannya, menurut Hadziq, persiapan dalam menghadapi kompetisi Gemastik akan dilakukan sejak jauh hari, sehingga hasil yang didapat bisa lebih maksimal. Akan ada sebuah sistem pengawalan atau mentoring langsung hingga penilaian silang yang dilakukan kepada karya-karya yang peserta buat. Serta pemberlakuan karantina bagi para finalis untuk bisa fokus pada turnamen yang diikuti.
(mpw)
Lihat Juga :