Rektor PU Ajak Wisudawan Melihat Pandemi sebagai Peluang Baru

Senin, 26 Oktober 2020 - 00:28 WIB
loading...
Rektor PU Ajak Wisudawan...
President University (PU) menggelar wisuda ke-15 secara daring melalui aplikasi zoom meeting pada, Minggu (25/10). Foto/Dok/Humas PU
A A A
JAKARTA - President University (PU) menggelar wisuda lulusan ke-15 secara daring melalui aplikasi zoom meeting pada, Minggu (25/10/2020). Untuk prosesi wisuda dilakukan secara simblis oleh perwakilan mahasiswa yang hadir di lokasi.

Sedangkan lainnya mengikuti secara virtual dari tempat tinggal masing-masing. Upacara wisuda yang diikuti oleh 1000 wisudawan mengambil topik Economics Development through Combination of Artificial Intelligence and Automation. (Baca juga: Rektor President University Berharap 1.000 Wisudawan Terus Mengasah Kemampuan )

Rektor President University (PU) Prof. Jony Oktavian Haryanto mengatakan, saat ini dunia tengah sibuk berjuang melawan pandemi Covid-19. Prof. Jony justru mengajak wisudawan untuk melihat pandemi ini sebagai peluang baru, peluang yang unik.

“Saat ini PHK terjadi di mana-mana. Banyak pencari kerja yang kesulitan mencari pekerjaan. Ada ungkapan, lautan ganas justru menciptakan pelaut terampil. Maka, inilah saatnya mengubah pandemi sebagai peluang untuk mempertajam jiwa kewirausahaan,” kata Prof. Jony Oktavian dalam keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Minggu (25/10/2020).

Saat ini, lanjut dia, di tengah pandemi justru banyak bisnis baru yang bermunculan yang bahkan bisa dikelola hanya dengan gadget. Kehadiran bisnis-bisnis baru itu ternyata sangat membantu masyarakat. (Baca juga: Dihadapan 2.173 Wisudawan, Direktur PNJ Targetkan Politeknik Menuju Kelas Asia )

Maka, Prof. Jony mengajak wisudawan untuk membangun bisnis-bisnis baru yang menggabungkan pengetahuan yang mereka peroleh selama kuliah dengan perkembangan teknologi.

“Saya optimis, bisnis-bisnis baru para wisudawan akan memberikan dampak nyata. Bukan hanya membantu masyarakat untuk bertahan di era pandemi, tetapi juga menciptakan dunia yang lebih baik dan penuh harapan,” tegasnya.

Senada dengan Prof. Jony, pendiri President University, S.D. Darmono, juga menegaskan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi di masa pandemi ini justru akan menjadi sesuatu yang menyenangkan jika para wisudawan mampu dengan cepat beradaptasi. (Baca juga: Wisuda Unik, Sampoerna University Gunakan Teknologi Robot Gantikan Para Wisudawan )

Salah satu unsur penting dalam kemampuan beradaptasi adalah networking. Itu sebabnya Darmono mengingatkan wisudawan agar tetap menjaga hubungan baik dengan sesama alumni dan terus memperluas jejaring.

"Berjejaring dan membina persahabatan itu sangat penting bagi karier Anda. Baik yang berkarier sebagai profesional, pengusaha, termasuk bagi mereka yang terjun ke dunia politik.” ungkapnya.

Saat ini jejaring wisudawan President University tak hanya tersebar di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Sebab, mahasiswa President University, termasuk lulusannya, juga datang dari 19 negara di dunia. Ini membuat mahasiswa dan wisudawan berkesempatan untuk memiliki koneksi yang luas.

Dalam upacara wisuda kali ini, President University juga mengundang Cleopatra Veloutsou, profesor brand management dari University of Glasgow, United Kingdom.

Dalam pesannya yang disampaikan secara virtual, Prof. Veloutsou menekankan wisudawan tentang pentingnya untuk tidak hanya memiliki ilmu, namun juga mengerti bagaimana cara menggunakannya.

“Universitas telah mengajarkan keterampilan berpikir. Gunakanlah keterampilan itu untuk perluas kerangka berpikir. Cobalah mencari solusi. Cobalah untuk menemukan pendekatan alternatif yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di komunitas,” demikian pesan Prof. Veloutsou.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved