Polimarin Semarang Siap Cetak SDM Berkualitas Bidang Kemaritiman
Senin, 26 Oktober 2020 - 21:02 WIB
loading...
Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang Sri Tutie Rahayu. Foto/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang siap mencetak SDM berkualitas dibidang kemaritiman. Tidak hanya untuk diserap di pasar kerja dalam negeri namun juga internasional.
Direktur Polimarin Semarang Sri Tutie Rahayu mengatakan, Polimarin memiliki komitmen untuk mencetak SDM bidang kemaritiman yang tidak hanya memiliki kompetensi tetapi juga terampil. Dia menjelaskan, kampusnya memberikan pendidikan karakter kepada mahasiswa. (Baca juga: Ketua FRI: Indonesia Perlu Investasi Satelit Pendidikan untuk Mendukung PJJ )
"Untuk pembinaan karakter tidak bisa hanya dalam waktu 1-2 bulan. Untuk karakter ini kami kolaborasikan dengan disiplin, jujur dan tanggung jawab. Dan juga soft skill," kata Srie pada jumpa pers daring, Senin (26/10).
Srie mengatakan, tidak hanya pendidikan karakter yang ditanamkan pada mahasiswanya namun juga pola pikir entrepreneur. Srie menjelaskan, di Polimarin entrepreneur ini sudah menjadi mata kuliah yang disisipkan oleh para dosen. Hal ini penting karena perusahaan dewasa ini menuntut adanya jiwa entrepreneur untuk tenaga kerjanya.
Selain itu, jelasnya, selain soft skill Polimarin juga mendidik mahasiswanya metode cross culture sehingga lulusannya pun mengerti budaya dan tradisi ketika bekerja di kapal asing. "Cross culture itu sampai table manner saja kami ajari. Mereka harus terbiasa tentang bagaimana cara makan, cara minum bahkan hingga seperti apa mengupas buah," imbuhnya. (Baca juga: Ini Penjelasan Dosen IPB tentang Bedanya Suplemen, Obat dan Bahan Pangan )
Direktur Polimarin Semarang Sri Tutie Rahayu mengatakan, Polimarin memiliki komitmen untuk mencetak SDM bidang kemaritiman yang tidak hanya memiliki kompetensi tetapi juga terampil. Dia menjelaskan, kampusnya memberikan pendidikan karakter kepada mahasiswa. (Baca juga: Ketua FRI: Indonesia Perlu Investasi Satelit Pendidikan untuk Mendukung PJJ )
"Untuk pembinaan karakter tidak bisa hanya dalam waktu 1-2 bulan. Untuk karakter ini kami kolaborasikan dengan disiplin, jujur dan tanggung jawab. Dan juga soft skill," kata Srie pada jumpa pers daring, Senin (26/10).
Srie mengatakan, tidak hanya pendidikan karakter yang ditanamkan pada mahasiswanya namun juga pola pikir entrepreneur. Srie menjelaskan, di Polimarin entrepreneur ini sudah menjadi mata kuliah yang disisipkan oleh para dosen. Hal ini penting karena perusahaan dewasa ini menuntut adanya jiwa entrepreneur untuk tenaga kerjanya.
Selain itu, jelasnya, selain soft skill Polimarin juga mendidik mahasiswanya metode cross culture sehingga lulusannya pun mengerti budaya dan tradisi ketika bekerja di kapal asing. "Cross culture itu sampai table manner saja kami ajari. Mereka harus terbiasa tentang bagaimana cara makan, cara minum bahkan hingga seperti apa mengupas buah," imbuhnya. (Baca juga: Ini Penjelasan Dosen IPB tentang Bedanya Suplemen, Obat dan Bahan Pangan )
Lihat Juga :