Ketua FRI: Indonesia Perlu Investasi Satelit Pendidikan untuk Mendukung PJJ

Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:25 WIB
loading...
Ketua FRI: Indonesia...
Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Arif Satria. Foto/Dok/Humas IPB University
A A A
JAKARTA - Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Arif Satria mengungkapkan, perlunya investasi satelit untuk pendidikan guna mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi. Hal ini diungkapkan Arif dalam acara Webinar Kampus Merdeka, Forum Majelis Wali Amanat Unsur Mahasiswa Seluruh Indonesia 2020 pada Jumat (23/10).

Arif menjelaskan, kebijakan pembelajaran jarak jauh yang dikeluarkan Kemendikbud beberapa waktu yang lalu kemungkinan masih akan berlanjut sampai pandemi Covid-19 ini benar-benar bisa diatasi. Dirinya mengungkapkan, walaupun Covid-19 akan mereda, PJJ akan tetap diadakan, meskipun dengan skala yang lebih kecil. (Baca juga: Kemenag Siapkan Bantuan Rp1,178 Triliun untuk PJJ Pendidikan Agama )

“Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar, dan adanya pandemi ini bisa kita jadikan momentum untuk mulai mengembangkan teknologi pendidikan, salah satunya dengan satelit pendidikan”, ujar Arif Satria yang juga menjabat sebagai Rektor IPB University.

Ia mencontohkan, investasi Telkom Indonesia untuk Satelit Merah Putih sekitar Rp2,4 Triliun. Sementara Telkom 3S membutuhkan dana sekitar Rp3,1 Triliun. Itu artinya, kebijakan bantuan kuota internet senilai lebih dari Rp7 Triliun per semester untuk siswa, mahasiswa dan pendidik dapat dialihkan ke pengembangan satelit pendidikan ini.

"Dengan satelit sendiri, maka pemerintah dapat menekan biaya subsidi kuota internet sehingga lebih efisien. Sementara mahasiswa, siswa, guru, dosen, juga dapat menikmati akses Internet lebih baik dan gratis," ujarnya. (Baca juga: Bantuan Kuota Data Kembali Disalurkan ke 35,7 Juta Penerima )

Menurutnya, gagasan tentang pembuatan satelit pendidikan ini pernah disampaikan Arif saat bertemu Presiden Jokowi pada senin lalu di Istana Merdeka.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
Unggul di Pendidikan...
Unggul di Pendidikan Jarak Jauh, UT Raih Akreditasi Internasional dari AAOU
Universitas Esa Unggul...
Universitas Esa Unggul Surabaya Gelar Evaluasi Lapangan PJJ Prodi Teknik Informatika
Daftar 40 Lokasi Universitas...
Daftar 40 Lokasi Universitas Terbuka, dari Aceh hingga Tarakan
Pimpin Forum Rektor...
Pimpin Forum Rektor Indonesia 2023-2024, Rektor Unesa Siap Naungi PTN/PTS
Jokowi dan Forum Rektor...
Jokowi dan Forum Rektor Indonesia Bertemu di Istana, Ini yang Dibahas
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Pemprov Jakarta Putuskan...
Pemprov Jakarta Putuskan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Sekolah Online di Jakarta...
Sekolah Online di Jakarta hingga 28 Januari 2026, Pramono: Jika Senin Cerah Maka Sekolah Normal
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved