UI–BAPETEN Kerja Sama Gelar Seminar Keselamatan Nuklir 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Ilmu pengetahuan dan teknologi tentang pemanfaatan tenaga nuklir memberikan peluang berarti bagi masyarakat, seperti pemanfaatan tenaga nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik di masa yang akan datang yang pada akhirnya diharapkan dapat mencapai kesejahteraan dan kemandirian energi pada bangsa Indonesia.
“Untuk itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi, salah satunya UI menjadi hal strategis. Diharapkan peran lebih aktif dari pemikir-pemikir ilmiah di bidang nuklir akan meningkat secara proporsional dengan peran kepakaran di semua bidang,” katanya.
Penyelenggaraan seminar di bidang pengawasan ketenaganukliran menjadi salah satu sarana meningkatkan peran akademisi, pakar dan publik tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan ketenaganukliran yang sinergi dengan perkembangan global, sehingga keikutsertaan dari pihak dalam dan luar negeri yang terkait dengan keselamatan nuklir menjadi sangat penting.
Wakil Rektor UI, Abdul Haris menambahkan, dukungan akademisi dapat memperkuat fungsi pengawasan yang dijalankan BAPETEN. Sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan, UI memiliki tiga rumpun keilmuan, yaitu sains teknologi, kesehatan, dan sosial humaniora. Dengan demikian, hasil coverage pada kajian dan rekomendasi yang dihasilkan UI dapat komprehensif.
“Kami berpengalaman mengelaborasi ketiga rumpun ilmu tersebut untuk menjawab, memberikan solusi atas tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah,” katanya.
“Untuk itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi, salah satunya UI menjadi hal strategis. Diharapkan peran lebih aktif dari pemikir-pemikir ilmiah di bidang nuklir akan meningkat secara proporsional dengan peran kepakaran di semua bidang,” katanya.
Penyelenggaraan seminar di bidang pengawasan ketenaganukliran menjadi salah satu sarana meningkatkan peran akademisi, pakar dan publik tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan ketenaganukliran yang sinergi dengan perkembangan global, sehingga keikutsertaan dari pihak dalam dan luar negeri yang terkait dengan keselamatan nuklir menjadi sangat penting.
Wakil Rektor UI, Abdul Haris menambahkan, dukungan akademisi dapat memperkuat fungsi pengawasan yang dijalankan BAPETEN. Sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan, UI memiliki tiga rumpun keilmuan, yaitu sains teknologi, kesehatan, dan sosial humaniora. Dengan demikian, hasil coverage pada kajian dan rekomendasi yang dihasilkan UI dapat komprehensif.
“Kami berpengalaman mengelaborasi ketiga rumpun ilmu tersebut untuk menjawab, memberikan solusi atas tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah,” katanya.
(mpw)
Lihat Juga :