Sekolah Berkelas Dunia, SMA Pradita Dirgantara Sosialisasikan Studi Lanjut ke Jerman

Rabu, 04 November 2020 - 18:30 WIB
loading...
Sekolah Berkelas Dunia,...
Sekolah Pradita Dirgantara mengadakan sosialisasi studi lanjut ke Jerman dengan pembicara utama dari Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau DAAD. Foto/Dok/Humas Pradita Dirgantara
A A A
JAKARTA - Sekolah Pradita Dirgantara mengadakan sosialisasi studi lanjut ke Jerman dengan pembicara utama dari Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau DAAD ( (Deutscher Akademischer Austauschdienst). Sosialisasi sebagai wujud untuk memantapkan diri sebagai SMA berkelas dunia .

Sosialisasi yang berlangsung pada Selasa (3/10) ini diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi zoom. Sosialisasi sebagai bentuk kesungguhan SMA Pradita Dirgantara menuju internasionalisasi ini diikuti oleh 235 peserta terdiri dari siswa dan orang tua. (Baca juga: Dorong Prestasi Siswa, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional )

Ketua Umum Yasarini Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, almarhum BJ Habibie merupakan lulusan RWTH (Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen) Jerman. Ilmu yang didapat dari presiden ketiga Indonesia ini menghasilkan teori-teori yang saat ini digunakan dalam industri pesawat terbang di seluruh dunia.

“Di usia muda, SMA Pradita Dirgantara menunjukkan prestasi akademis maupun non akademis yang luar biasa. Saya pribadi berharap dan berdoa di masa depan akan lahir Habibie-Habibie baru dari SMA Pradita Dirgantara.” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (4/11).

Nanny berharap, sosialisasi ini dapat memberikan gambaran pada siswa serta orang tua tentang pendidikan dan studi lanjut di Jerman. Sosialisasi ini juga menjadi pemotivasi agar siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara menjadi generasi emas. Yaitu generasi penerus yang dapat membanggakan bangsa, agama, orang tua dan almamater. (Baca juga: UI, PTN Terbaik di Indonesia versi U.S News & World Report )

Program Officer DAAD German Academic Exchange Service Olivia Jeane Sopacua menjadi pembicara dalam webinar ini. Olivia dalam pemaparannya mengatakan, berdasarkan catatan di tahun 2019, dari 20 negara penyumbang mahasiswa asing di Jerman, DAAD saat ini menduduki peringkat ke 20 dengan lebih dari 5000 orang Indonesia yang berkuliah di Jerman.

“Kami berharap nantinya peserta webinar menyumbang mahasiswa asing dari Indonesia untuk 2 atau 3 tahun berikutnya.” Ungkap Olivia.

Olivia menjelaskan, di tahun 2019 ada sekitar lebih dari 500 orang menerima bantuan dana dari DAAD. Dana ini terbagi berupa dana penelitian atau beasiswa S2 dan S3. DAAD sendiri merupakan organisasi mandiri dengan dana yang diolah berasal dari beberapa Kementerian di Jerman. (Baca juga: Kemendikbud Harap Semua Pihak Berkolaborasi Ringankan Beban Belajar Anak )

Kepala Urusan Kerja sama Dalam dan Luar Negeri Direktorat Pengembangan SMA Pradita Dirgantara Lena Citra Manggalasari menambahkan, untuk memfasilitasi para siswanya yang berminat studi lanjut ke Jerman maka sekolah akan melakukan pembelajaran bahasa Jerman secara intensif.

Praktik bahasa Jerman ini, katanya, untuk untuk memudahkan siswa mempersiapkan studinya di Jerman. “Namun bagi siswa siswi dari Program IB dapat mendaftar langsung ke Universitas-universitas di berbagai negara tanpa mengikuti program penyetaraan, mengingat SMA Pradita Dirgantara sudah memasuki IB candidacy.” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Bawa Konsep Eco Socio...
Bawa Konsep Eco Socio Tech, Sekolah Berstandar Internasional Pertama Segera Beroperasi di Indramayu
Bikin Bangga, Siswa...
Bikin Bangga, Siswa SMPK 4 Penabur Borong Belasan Medali di German Math Olympiad 2026
HIS PIK2 Integrasikan...
HIS PIK2 Integrasikan Kurikulum International Baccalaureate untuk Cetak Generasi Global
Kisah Rif’an, Anak...
Kisah Rif’an, Anak Guru Ngaji yang Kini Kuliah S3 di Belanda Berkat Beasiswa LPDP
10 SMA Paling Berprestasi...
10 SMA Paling Berprestasi di Banten, Rekomendasi untuk SPMB 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Rekomendasi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved