Kampus Merdeka Siapkan Mahasiswa untuk Hadapi Tantangan Global

Jum'at, 06 November 2020 - 12:32 WIB
loading...
A A A
Melalui kebebasan dalam program Kampus Merdeka, mahasiswa dapat memiliki jangkauan yang lebih luas dari berbagai kota bahkan negara serta membawanya dalam ekosistem pendidikan yang baik untuk mengembangkan budaya toleransi, budaya hidup berdampingan, dan co-creation yang berguna dalam tantangan global. (Baca juga: 3 Bidang Ilmu di UI Raih Predikat Terbaik di Indonesia oleh THE )

Nizam juga menegaskan, selama program ini terlaksana, mahasiswa harus mengembangkan kemampuan critical thinking, problem solving, creativity, communication skills, dan collaboration sebagai landasan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.

“Kompetensi dan kemampuan ini perlu dikembangkan untuk menciptakan dunia yang damai dan berkembang. Dibutuhkan pula karakter pendidikan yang baik sebab inilah yang akan dibawa hingga masa tua nanti. Kualitas karakter yang diperlukan masa abad ke-21 atau masa depan adalah keingintahuan, keinginan untuk belajar dan mengeksplor hal baru, inisiatif mengembangkan diri, siap belajar kapanpun dan dari siapapun, dan ketangguhan dalam mengambil tantangan baru serta tidak takut gagal,” jelas Nizam.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kemendikbud menerapkan karakter yang dibutuhkan tersebut ke dalam karakter Pancasila yang turut ditanamkan pada program Kampus Merdeka yang bertujuan untuk menciptakan lulusan mahasiswa berintegritas tinggi dan menjadi pribadi independen, baik dalam pekerjaannya kelak maupun diri sendiri.

Selain itu, karakter Pancasila juga menumbuhkan mahasiswa berjiwa Bhineka Tunggal Ika dalam menerima keanekaragaman dan memiliki keinginan untuk melihat maupun berkontribusi dalam perubahan dunia ke arah yang lebih baik.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved