Teliti Popok Bayi, Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Emas KoPSI 2020

Selasa, 10 November 2020 - 07:54 WIB
loading...
Teliti Popok Bayi, Siswa...
Tim Olimpiade Penelitian MAN 2 Kota Malang diwakili Hafidza Fatma Yona (XII IPA6) dan Siti Andriyani (XII IPA 5). Foto/Dok/Humas
A A A
JAKARTA - Medali emas ajang Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI) tahun 2020 diraih oleh Tim Olimpiade Penelitian MAN 2 Kota Malang (TOP M2KM). Medali emas tersebut diraih dalam bidang Matematika Sains dan Teknologi (MST).

“Alhamdulillah, medali emas sejak 2017 secara berturut-turut selalu kami dapatkan. Setiap tahunnya TOP M2KM meraih dalam bidang yang sama,” terang Kepala MAN 2 Kota Malang Binti Maqsudah di Malang, Senin (09/11). (Baca juga: Hasil Reses Anggota DPR, Kuota Rp7,2 T Belum Dirasakan Semua Guru-Siswa )

Menurut Binti Maqsudah, tercatat ada 1.740 proposal penelitian dari seluruh Indonesia yang masuk dalam seleksi kompetesi penelitian KoPSI tahun ini. Dari jumlah tersebut, terseleksi 1.298 naskah penelitian dan selanjutnya diseleksi kembali menjadi 150 naskah penelitian ke tingkat nasional.

TOP M2KM diwakili oleh Hafidza Fatma Yona (XII IPA6) dan Siti Andriyani (XII IPA 5). Dalam KoPSI 2020, tim ini membawa karya berjudul “WOPLASTIC: Inovasi Plastik Pembungkus Popok Bayi yang Bersifat Self Degradable”

Hafidza Fatma Yona menjelaskan bahwa penelitian ini diawali keprihatinan atas fakta bahwa limbah popok bayi dengan polyethylene (PE) sebagai lapisan terluar kini menempati peringkat ke-3 terbesar di tempat pembuangan sampah. Padahal durasi degradasi sangat lambat, dalam keadaan normal saja bisa sampai 250-500 tahun. Tingkat degradasi PE di TPA sangat lambat karena sistem pembuangan sampah di Indonesia, open dumping. Sehingga, sampah tidak bercampur dengan tanah dan isolat bakteri yang mampu mendegradasi lembaran PE. (Baca juga: Kemenag Minta Guru Madrasah Perkuat Pendidikan Karakter di Era Teknologi )

“Hal ini memotivasi peneliti untuk menginovasikan bioplastik self-degrade pembungkus popok bayi dengan pemanfaatan bakteri endogenous mealworm pendegradasi polyethylene,” jelas Hafidza.

Bioplastik inovasi TOP M2KM terbuat dari tepung limbah singkong, ditambahkan konsorsium bakteri endogenous mealworm pada adonannya. Dalam keadaan kering, bakteri yang terkandung dalam bioplastik sedang dalam fase endospora. Bakteri ini akan teraktifkan saat terkena urin atau air yang kemudian akan mendegradasi polyethylene untuk ia manfaatkan sebagai sumber karbon. “Dengan senyawa lain berupa N dari urin serta H dan O dari air, bakteri dapat menghasilkan makanan untuk dirinya,” ujar Hafidza.

Siti Andriyani menambahkan, penelitian ini dilakukan pada Januari hingga November 2020. Penelitian dilakukan di Research Command Center MAN 2 Kota Malang, Lembaga Sentral Ilmu Hayati, dan Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Brawijaya. (Baca juga: Sempat Tertunda, Kenaikan Dana BOS Rp100 Ribu per Siswa Madrasah Segera Cair )

“Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisolasi bakteri endogenous mealworm yang dapat mendegradasi PE, menjadikannya konsorsium bakteri, dan menambahkannya pada adonan bioplastik tepung limbah singkong yang akan digunakan sebagai kantong plastik self-degrade pembungkus limbah popok bayi,” tutur Siti Andriyani.

“Setelah itu, dilakukan pengujian biodegradasi pada kantong plastik dan limbah popok bayi oleh bakteri yang ada. Hasilnya, proses degradasi yang awalnya 250-500 tahun bisa dipercepat 500 kali sehingga plastik hanya membutuhkan 1 tahun untuk terdegradasi seluruhnya,” sambungnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Berita Terkini
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Infografis
Hajar Man City, Liverpool...
Hajar Man City, Liverpool Kembali Raih Trofi Community Shield
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved