Mahasiswa FTUI Juara 1 dan 2 Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan
Kamis, 12 November 2020 - 00:04 WIB
loading...
A
A
A
Berikutnya, Tim Navire Medical yang terdiri dari Arief Kurniawan, Aisyah Aulia, dan Iko Septiyahardi, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan FTUI 2018, meraih Juara Kedua dengan desain Kapal Rumah Sakit yang diberi nama MAKARA-19.
Kapal ini didesain untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit terapung dalam penanganan COVID-19 pada daerah 3T, serta untuk menangani bencana maupun penyaluran bantuan kemanusiaan lainnya. Uniknya kapal ini juga didesain untuk dapat diakses berbagai kendaraan medis lainnya seperti mobil ambulans, kapal ambulans dan helikopter.
Kapal rumah sakit didesain dengan panjang 130 meter, lebar 22.5 m dan tinggi sarat air 7 meter. Dilengkapi dengan 72 ruang isolasi, 8 kamar ICU, 3 ruang operasi dan pelayanan umum seperti apotek dan laboratorium, serta UGD khusus COVID-19 dan UGD umum, serta robot patient service untuk mengantar logistik kebutuhan pasien dalam ruang isolasi. (Baca juga: Ini Strategi ITB Dongkrak Mahasiswa Internasional )
"Untuk sistem kelistrikan, kapal ini menggunakan mesin diesel dan dibantu dengan panel surya dan turbin angin yang dapat menghasilkan daya hingga 200 kw setiap harinya yang secara ideal dapat menghemat biaya bahan bakar kelistrikan sebesar 27%,” kata Arief menguraikan tentang desain kapal MAKARA-19.
Sistem kemudi kedua kapal ini dirancang menggunakan kemudi otomatis tahap 2 menurut IMO (International Maritime Organization), sehingga kapal dapat bergerak secara otomatis dengan pantauan kru kapal di dalamnya, tim juga menggunakan algoritma machine learning dalam pengambilan keputusan ketika kapal berlayar berdasarkan data yang didapatkan dari sensor radar, lidar, gps, sonar, anemometer, dan lainnya.
Kapal ini didesain untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit terapung dalam penanganan COVID-19 pada daerah 3T, serta untuk menangani bencana maupun penyaluran bantuan kemanusiaan lainnya. Uniknya kapal ini juga didesain untuk dapat diakses berbagai kendaraan medis lainnya seperti mobil ambulans, kapal ambulans dan helikopter.
Kapal rumah sakit didesain dengan panjang 130 meter, lebar 22.5 m dan tinggi sarat air 7 meter. Dilengkapi dengan 72 ruang isolasi, 8 kamar ICU, 3 ruang operasi dan pelayanan umum seperti apotek dan laboratorium, serta UGD khusus COVID-19 dan UGD umum, serta robot patient service untuk mengantar logistik kebutuhan pasien dalam ruang isolasi. (Baca juga: Ini Strategi ITB Dongkrak Mahasiswa Internasional )
"Untuk sistem kelistrikan, kapal ini menggunakan mesin diesel dan dibantu dengan panel surya dan turbin angin yang dapat menghasilkan daya hingga 200 kw setiap harinya yang secara ideal dapat menghemat biaya bahan bakar kelistrikan sebesar 27%,” kata Arief menguraikan tentang desain kapal MAKARA-19.
Sistem kemudi kedua kapal ini dirancang menggunakan kemudi otomatis tahap 2 menurut IMO (International Maritime Organization), sehingga kapal dapat bergerak secara otomatis dengan pantauan kru kapal di dalamnya, tim juga menggunakan algoritma machine learning dalam pengambilan keputusan ketika kapal berlayar berdasarkan data yang didapatkan dari sensor radar, lidar, gps, sonar, anemometer, dan lainnya.
Lihat Juga :