Mahasiswa FTUI Juara 1 dan 2 Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan
Kamis, 12 November 2020 - 00:04 WIB
loading...
Kapal Ambulans dan Kapal RS Rancangan Mahasiswa FTUI Juara 1 dan 2 Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan pada KKCTBN 2020. Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Enam mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang tergabung dalam dua tim di bawah bimbingan dosen FTUI, Achmad Riadi merancang Kapal Ambulans Autonomous dan Kapal Rumah Sakit sebagai kapal medis transportasi jalur laut untuk penanganan pasien di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).
Rancangan kapal medis tersebut berhasil meraih Juara 1 dan 2 pada ajang Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan sebagai rangkaian dari Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2020 yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbud di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada 5 - 7 November 2020. (Baca juga: ITB, UGM dan IPB Perguruan Tinggi Terinovatif 2020 Versi Kemristek/BRIN )
Penghargaan Juara Pertama diraih oleh Tim Flying Dutchman yang terdiri dari Fadhil Nurrohman, Zahra Syahrika, dan Satria Bagas, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan 2017, dengan rancangan Kapal Ambulans Autonomous bernama WARAS-19 (Water Ambulance Renewable Energy with Autonomous System).
Kapal ini merupakan transportasi jalur laut untuk penanganan dan pemindahan pasien COVID-19 dari pulau yang fasilitas kesehatannya yang kurang memadai, ke pulau yang memiliki fasilitas kesehatan memadai.
"Desain kapal ambulans ini memanfaatkan beberapa inovasi untuk memaksimalkan kinerja, seperti sistem propulsi yang menggunakan motor elektrik dan berbahan bakar hidrogen, autonomous partial, solar panel sebagai sumber tenaga beberapa instalasi pada kapal, dan ramp untuk proses beaching jika kapal diharuskan merapat pada area yang tidak dilengkapi dermaga. Untuk keamanan, kapal dibagi menjadi dua bagian yaitu green zone (daerah steril) untuk tenaga medis dan red zone (daerah pasien),” kata Fadhil, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: UI Peringkat Pertama PT Inovatif Kategori Manajemen Inovasi )
Rancangan kapal medis tersebut berhasil meraih Juara 1 dan 2 pada ajang Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan sebagai rangkaian dari Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2020 yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbud di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada 5 - 7 November 2020. (Baca juga: ITB, UGM dan IPB Perguruan Tinggi Terinovatif 2020 Versi Kemristek/BRIN )
Penghargaan Juara Pertama diraih oleh Tim Flying Dutchman yang terdiri dari Fadhil Nurrohman, Zahra Syahrika, dan Satria Bagas, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan 2017, dengan rancangan Kapal Ambulans Autonomous bernama WARAS-19 (Water Ambulance Renewable Energy with Autonomous System).
Kapal ini merupakan transportasi jalur laut untuk penanganan dan pemindahan pasien COVID-19 dari pulau yang fasilitas kesehatannya yang kurang memadai, ke pulau yang memiliki fasilitas kesehatan memadai.
"Desain kapal ambulans ini memanfaatkan beberapa inovasi untuk memaksimalkan kinerja, seperti sistem propulsi yang menggunakan motor elektrik dan berbahan bakar hidrogen, autonomous partial, solar panel sebagai sumber tenaga beberapa instalasi pada kapal, dan ramp untuk proses beaching jika kapal diharuskan merapat pada area yang tidak dilengkapi dermaga. Untuk keamanan, kapal dibagi menjadi dua bagian yaitu green zone (daerah steril) untuk tenaga medis dan red zone (daerah pasien),” kata Fadhil, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: UI Peringkat Pertama PT Inovatif Kategori Manajemen Inovasi )
Lihat Juga :