Kemendikbud Danai Program 'Belajar di Luar Kampus' Rp350 Miliar

Minggu, 15 November 2020 - 09:37 WIB
loading...
Kemendikbud Danai Program...
Sesdirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Paristiyanti Nurwardani. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganggarkan Rp350 miliar untuk program ' Belajar di Luar Kampus ' yang menjadi salah satu kebijakan Kampus Merdeka. Melalui program ini, mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih mata kuliah yang akan diambil sejak semester pertama.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesdirjen) Pendidikan Tinggi Kemendikbud Paristiyanti Nurwardani mengatakan, pengalaman belajar di luar kampus itu Kemendikbud rancang agar mahasiswa mempunyai proses pendidikan Tridharma perguruan tinggi yang relevan dengan calon tempat kerjanya. (Baca juga: Platform Kedaireka akan Bangun Kemitraan Kampus-DUDI )

Dia menjelaskan, melalui kebijakan inilah maka sekarang mahasiswa dari semester pertama harus mulai dibimbing oleh dosen walinya. Bahwa nanti bisa ditentukan setelah mahasiswa lulus perkuliahan selama 144 SKS itu ingin menjadi apa.

"Misalkan ingin menjadi data analis pertanian di Jepang. Itu boleh banget. Malah itu sudah spesifik. Jadi 144 itu harus didesain. Maka jika ingin jadi data analis di Jepang maka di 144 itu harus ada berapa SKS belajar bahasa Jepang," katanya pada FGD Strategi Publikasi Kegiatan Peluncuran Akbar Platform Kedai Reka, Sabtu (14/11).

Paristiyanti menjelaskan, jika cita-cita mahasiswa itu menjadi data analis pertanian tetapi di fakultasnya tidak ada mata kuliah IT maka dia bisa mengambil mata kuliah IT di kampus lain. Mahasiswa jika juga ingin mata kuliah bahasa Inggris dan Matematika untuk melengkapi keahliannya nanti sebagai data analisis maka itupun bisa dirancang sejak awal. (Baca juga: ITS Buat Pakan Ternak dari Fermentasi Limbah Pertanian )

Sehingga, katanya, dari 144 SKS itu sudah dirancang berapa SKS dia belajar di dalam kampus, berapa SKS di luar kampus dan apa saja mata kuliah yang ingin diambil.

Paristiyanti menjelaskan, melalui program Belajar di Luar Kampus inilah maka mahasiswa bisa merancang cita-citanya sejak dia masuk tingkat pertama di perguruan tinggi. Untuk program Belajar di Luar Kampus ini Kemendikbud menganggarkan anggaran hinggga Rp350 miliar yang akan dibagikan kepada perguruan tinggi negeri dan juga swasta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Berita Terkini
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved