35,5 Juta Siswa, Guru dan Dosen Terima Bantuan Kuota Internet
Senin, 16 November 2020 - 15:35 WIB
loading...
Sekjen Kemendikbud Ainun Naim pada Raker Komisi X DPR dengan Mendikbud, Senin (16/11). Foto/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbud memastikan sampai Oktober ini bantuan kuota data untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah disalurkan ke 35,5 juta penerima. Baik untuk siswa, guru, mahasiswa dan juga dosen.
Sekjen Kemendikbud Ainun Naim mengatakan, 35,5 juta bantuan kuota yang telah diterima sampai Oktober ini adalah untuk 29.647.160 siswa, lalu untuk 1.909.780 guru, selanjutnya untuk 3.874.085 mahasiswa dan untuk 166.000 lebih dosen. "35,5 juta siswa, guru, mahasiswa dan dosen diseluruh Indonesia telah menerima bantuan kuota sampai dengan Oktober," kata Ainun pada Raker Komisi X DPR dengan Mendikbud melalui siaran streaming Youtube DPR RI, Senin (16/11). (Baca juga: Salut! Tim ITB Raih Prestasi Tingkat Dunia di Huawei ICT Competition 2020 )
Guru besar Universitas Gadjah Mada ini menyampaikan, selama PJJ ini berlangsung Kemendikbud mencatat ada berbagai permasalahan di lapangan. Seperti, sinyal internet yang tidak stabil ataupun terbatas. Lalu jumlah kuota internet yang diberikan relatif kecil, masa aktif pembagian yang tidak merata hingga tidak semua peserta didik memiliki gawai dan juga masalah sosialisasi yang kurang.
Selain itu, ujar Ainun, Kemendikbud terus berkomunikasi dengan masyarakat terkait dengan kesalahpahaman mengenai penyediaan internet yang dilakukan oleh provider yang dianggap masyarakat itu juga bantuan dari Kemendikbud.
Dia menjelaskan, selain bantuan kuota, Kemendikbud juga memberikan bantuan bagi daerah-daerah yang tidak memiliki jaringan komunikasi yang baik. Yakni dengan menyediakan modul dalam bentuk digital yang dapat diakses oleh dinas pendidikan dan lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMP) di daerah. Modul itu lalu bisa dicetak dan dibagikan ke siswa. Modul pembelajaran juga ada yang dikirim dalam bentuk buku, DVD dan Flashdisk. (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp3,6 T untuk Bantuan Subsidi Upah bagi Guru dan Dosen )
Sekjen Kemendikbud Ainun Naim mengatakan, 35,5 juta bantuan kuota yang telah diterima sampai Oktober ini adalah untuk 29.647.160 siswa, lalu untuk 1.909.780 guru, selanjutnya untuk 3.874.085 mahasiswa dan untuk 166.000 lebih dosen. "35,5 juta siswa, guru, mahasiswa dan dosen diseluruh Indonesia telah menerima bantuan kuota sampai dengan Oktober," kata Ainun pada Raker Komisi X DPR dengan Mendikbud melalui siaran streaming Youtube DPR RI, Senin (16/11). (Baca juga: Salut! Tim ITB Raih Prestasi Tingkat Dunia di Huawei ICT Competition 2020 )
Guru besar Universitas Gadjah Mada ini menyampaikan, selama PJJ ini berlangsung Kemendikbud mencatat ada berbagai permasalahan di lapangan. Seperti, sinyal internet yang tidak stabil ataupun terbatas. Lalu jumlah kuota internet yang diberikan relatif kecil, masa aktif pembagian yang tidak merata hingga tidak semua peserta didik memiliki gawai dan juga masalah sosialisasi yang kurang.
Selain itu, ujar Ainun, Kemendikbud terus berkomunikasi dengan masyarakat terkait dengan kesalahpahaman mengenai penyediaan internet yang dilakukan oleh provider yang dianggap masyarakat itu juga bantuan dari Kemendikbud.
Dia menjelaskan, selain bantuan kuota, Kemendikbud juga memberikan bantuan bagi daerah-daerah yang tidak memiliki jaringan komunikasi yang baik. Yakni dengan menyediakan modul dalam bentuk digital yang dapat diakses oleh dinas pendidikan dan lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMP) di daerah. Modul itu lalu bisa dicetak dan dibagikan ke siswa. Modul pembelajaran juga ada yang dikirim dalam bentuk buku, DVD dan Flashdisk. (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp3,6 T untuk Bantuan Subsidi Upah bagi Guru dan Dosen )
Lihat Juga :