Peta Jalan Pendidikan Harus Prioritaskan Tata Kelola Guru

Rabu, 18 November 2020 - 22:13 WIB
loading...
Peta Jalan Pendidikan...
Sejumlah siswa mengikuti proses belajar-mengajar dengan tatap muka di kelas. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peta jalan pendidikan nasional tengah digodok. Salah satu masalah pendidikan yakni tata kelola guru dan tenaga kependidikan pun diminta menjadi prioritas pembahasan.

Direktur Pendidikan Vox Populi Institute Indonesia Indra Charismiadji mengatakan, saat ini pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama DPR RI sedang menyusun peta jalan pendidikan Indonesia sebagai dasar revisi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional. (Baca juga: BLT Guru, FSGI: Harusnya Diberikan Juga dalam Situasi Normal )

"Semoga pembenahan tata kelola guru dan tenaga kependidikan menjadi prioritas dalam pembahasan sebagai factor utama dalam program pembangunan SDM unggul," kata Indra melalui keterangan tertulis kepada SINDOnews, Rabu (18/11).

Pemerhati pendidikan ini menuturkan, tata kelola guru perlu dibenahi mencakup tentang pendistribuain guru yang belum merata. Selain itu juga mengenai peningkatan kapasitas yang juga harus menjadi prioritas. Hal ini penting, ujarnya, jika ingin ada peningkatan kualitas pendidikan di tanahh air.

Indra menyampaikan, hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) belum menunjukkan hasil yang baik. Berdasarkan hasil tahun 2019 Kemendikbud mencatat bahwa rerata nilai UKG guru tingkat SD berada pada angkat 54,8%, 58,6% untuk SMP, 62,3% untuk SMA, dan 58,4% untuk SMK. "Semuanya berujung pada rendahnya mutu pendidikan Indonesia seperti yang tampak dalam skor PISA," ujarnya. (Baca juga: Juknis Diteken, Subsidi Gaji GTK Madrasah dan PAI Segera Cair )

Disisi lain, dia mengapresiasi langkah Kemendikbud yang memberikan bantuan subsidi upah kepada pendidik dan tenaga kependidikan non PNS dengan anggaran mencapai Rp3,6 triliun. Terlebih, ujar Indra, bantuan ini sangat membantu para guru honorer dalam menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19 ini.

Indra mengatakan, PJJ berpotensi mengurangi penghasilan para pendidikan dan tenaga kependidikan non-PNS karena biasa mereka dibayar sesuai dengan jumlah jam mengajar. "Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap pendidik dan tenaga kependidikan non-pns," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
TKA SMA 2026 Dimajukan...
TKA SMA 2026 Dimajukan untuk SNBP 2027, Ini Jadwal Resminya
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Berita Terkini
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved