Unair Dinobatkan Jadi Institusi Terproduktif Bidang Kesehatan dan Obat
Kamis, 19 November 2020 - 18:11 WIB
loading...
Ketua LIPJP & HAKI Unair Prof. Hery Purnobasuki menjelaskan tentang fokus Unair di bidang kesehatan dan obat-obatan. Foto/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Konsistensi Universitas Airlangga (Unair) di bidang kesehatan dan obat membuahkan hasil. Tahun ini mereka meraih peringkat ketiga sebagai institusi terproduktif bidang kesehatan dan obat di atas Universitas Padjajaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Penobatan itu diberikan pada Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas Tahun 2020 Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN). (Baca juga: 3 Mahasiswa ITS Gagas Smart Charging Station Ramah Lingkungan )
Menariknya, sebanyak 90 penulis dari Unair juga mendapat penghargaan individu dalam ajang tersebut. Tiga akademisi meraih penghargaan penulis produktif berkualitas tinggi. Yakni, Moh. Yasin, Iman Harymawan, dan Anis Eliyana. Berikutnya, sebanyak 87 akademisi Unair meraih penghargaan penulis artikel terbaik.
Ketua LIPJP & HAKI Unair Prof. Hery Purnobasuki menuturkan, bagi Unair prestasi itu tergolong peningkatan. Pasalnya, Unair baru pertama kali masuk ke lima besar dibanding tahun sebelumnya.
”Bagi Unair ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat. Bahwa kita tidak diam meski masa pandemi COVID-19. Terus berinovasi, terus berprestasi,” kata Prof Hery, Kamis (19/11/2020). (Baca juga: Kemenristek Gelontorkan Rp40 M pada Anugerah HKI Produktif dan Berkualitas )
Penobatan itu diberikan pada Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas Tahun 2020 Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN). (Baca juga: 3 Mahasiswa ITS Gagas Smart Charging Station Ramah Lingkungan )
Menariknya, sebanyak 90 penulis dari Unair juga mendapat penghargaan individu dalam ajang tersebut. Tiga akademisi meraih penghargaan penulis produktif berkualitas tinggi. Yakni, Moh. Yasin, Iman Harymawan, dan Anis Eliyana. Berikutnya, sebanyak 87 akademisi Unair meraih penghargaan penulis artikel terbaik.
Ketua LIPJP & HAKI Unair Prof. Hery Purnobasuki menuturkan, bagi Unair prestasi itu tergolong peningkatan. Pasalnya, Unair baru pertama kali masuk ke lima besar dibanding tahun sebelumnya.
”Bagi Unair ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat. Bahwa kita tidak diam meski masa pandemi COVID-19. Terus berinovasi, terus berprestasi,” kata Prof Hery, Kamis (19/11/2020). (Baca juga: Kemenristek Gelontorkan Rp40 M pada Anugerah HKI Produktif dan Berkualitas )
Lihat Juga :