Sekolah Tatap Muka, Perlu Patroli Khusus Awasi Mobilisasi Siswa
Kamis, 03 Desember 2020 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Satriwan menuturkan, bisa dibayangkan nanti ketika sekolah sudah masuk pada satu kabupaten maka akan ada berapa banyak siswa yang selepas jam sekolah usai yang akan naik angkot, yang naik motor atau anak yang tidak langsung pulang melainkan nongkrong untuk main game dan sebagainya.
Mobilisasi siswa selepas jam sekolah, ujarnya, akan sulit dideteksi oleh guru yang tidak memiliki kapasitas dan kontrol yang tinggi begitu siswa keluar dari gerbang sekolah. Maka, lanjutnya, setiap daerah harus mempunyai tim khusus pembelajaran tatap muka siswa atau yang melakukan patroli.
"Mungkin selama ini ada patroli buat mengawasi tawuran seperti di beberapa daerah kantung tawuran siswa kalau sekarang tim patroli yang mengawasi mobilitas siswa. Itu penting," pungkas Satriwan.
Mobilisasi siswa selepas jam sekolah, ujarnya, akan sulit dideteksi oleh guru yang tidak memiliki kapasitas dan kontrol yang tinggi begitu siswa keluar dari gerbang sekolah. Maka, lanjutnya, setiap daerah harus mempunyai tim khusus pembelajaran tatap muka siswa atau yang melakukan patroli.
"Mungkin selama ini ada patroli buat mengawasi tawuran seperti di beberapa daerah kantung tawuran siswa kalau sekarang tim patroli yang mengawasi mobilitas siswa. Itu penting," pungkas Satriwan.
(mpw)
Lihat Juga :