Hari Anti Korupsi, Sektor Pendidikan Dinilai Masih Banyak Perilaku Korup
Rabu, 09 Desember 2020 - 21:23 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Pertama dalam Sejarah AS, Perempuan Pimpin Kapal Induk Nuklir )
Sementara indikasi penyalahgunaan dana dari masyarakat biasanya melalui mata RKAS fiktif. Belum lagi indikasi penyuapan biasanya dilakukan oleh orang tua siswa ketika PPDB ataupun agar mendapat nilai, misalnya dalam proses penilaian. "Selain itu juga ada upaya kepada oknum pejabat struktural, pengawas, asesor agar mendapat penilaian," katanya. (Baca juga: Positif Covid-19 Pascapilkada Berpotensi Naik, PTM Harus Dipertimbangkan Ulang )
Menurut dia, masih adanya perilaku korup di sektor pendidikan penyebabnya banyak faktor. Mulai dari lemahnya pengawasan, terlalu besarnya otoritas kepala sekolah, hingga rendahnya kesejahteraan guru khususnya guru non PNS. Selain itu kurangnya bantuan biaya investasi dari pemerintah dan pemerintah daerah.
Sementara indikasi penyalahgunaan dana dari masyarakat biasanya melalui mata RKAS fiktif. Belum lagi indikasi penyuapan biasanya dilakukan oleh orang tua siswa ketika PPDB ataupun agar mendapat nilai, misalnya dalam proses penilaian. "Selain itu juga ada upaya kepada oknum pejabat struktural, pengawas, asesor agar mendapat penilaian," katanya. (Baca juga: Positif Covid-19 Pascapilkada Berpotensi Naik, PTM Harus Dipertimbangkan Ulang )
Menurut dia, masih adanya perilaku korup di sektor pendidikan penyebabnya banyak faktor. Mulai dari lemahnya pengawasan, terlalu besarnya otoritas kepala sekolah, hingga rendahnya kesejahteraan guru khususnya guru non PNS. Selain itu kurangnya bantuan biaya investasi dari pemerintah dan pemerintah daerah.
(mpw)
Lihat Juga :