Saat PTM, Guru Perlu Perhatikan Kondisi Psikososial Siswa

Kamis, 10 Desember 2020 - 17:18 WIB
loading...
Saat PTM, Guru Perlu...
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril. Foto/Dok/Humas Kemendikbud
A A A
JAKARTA - Pembelajaran tatap muka akan mulai berlaku tahun depan. Dirjen GTK memberikan tips bagi guru seperti apa pengajaran yang bisa dilakukan di awal Januari yang masih masa pandemik ini.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril menekankan pentingnya Seru Belajar Kebiasaan Baru yang bertumpu pada penerapan protokol kesehatan. Iwan juga menyarankan pentingnya melihat kondisi psikososial dalam pemenuhan layanan pendidikan selama masa pagebluk Covid-19. (Baca juga: Ancaman Klaster Sekolah, Skema Perlindungan Guru dan Murid Harus Disiapkan )

“Jangan langsung guru mengajar materi, mengajar konten, tapi terlebih dahulu memperhatikan kondisi psikososial peserta didik dan guru itu sendiri,” katanya seperti dikutip dari laman Ditjen GTK Kemendikbud, Kamis (10/12/2020).

Iwan menuturkan, guru pun jangan langsung tancap gas dengan materi-materi yang selama ini mungkin sudah lama tidak tersampaikan dengan baik. Menurutnya, yang perlu dilakukan justru membina kondisi sosial emosional anak, kondisi psikososial mereka sebelum mereka kemudian merasa siap untuk belajar atau konten yang akan diberikan.

Iwan Syahril juga menyarankan agar guru melakukan asesmen terlebih dahulu. “Perlunya asesmen diagnostik secara non kognitif maupun secara kognitif. Jadi lihat dulu, tes “temperaturnya”. Bagaimana kondisi murid-muridnya secara sosial emosional ataupun secara kognitif,” ujarnya. (Baca juga: Positif Covid-19 Pascapilkada Berpotensi Naik, PTM Harus Dipertimbangkan Ulang )

“Bagaimana tingkat pemahaman terhadap materi, di mana mereka berada dalam konteks kontinum pembelajaran itu berbeda. Mungkin ada yang masih tertinggal, ada yang sudah on the right track, ada yang mungkin sudah lebih maju dari teman-temannya,” sambung Iwan.

Berpatokan pada asesmen tersebut, maka dibutuhkan strategi pembelajaran yang terdiferensiasi. “Mungkin bisa dikembangkan strategi tutor sebaya. Sehingga guru-guru bisa dibantu oleh teman-teman yang lebih mampu untuk membantu siswa-siswa yang masih agak tertinggal,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Iwan mengutarakan tentang prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi yakni kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran.

“Tantangan bagi kita semua untuk terus belajar. Dalam masa pandemi Covid kita dituntut untuk terus belajar karena situasi yang terus berubah, pemahaman kita tentang Covid dan juga kebutuhan-kebutuhan kita juga berubah. Mari sama-sama kita terus belajar untuk memastikan anak-anak kita dapat belajar dengan sehat dan aman,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Dirjen GTK Tegaskan...
Dirjen GTK Tegaskan Guru Non-ASN Tak Diberhentikan, SE Nomor 7/2026 Beri Kepastian Mengajar
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi Kesetaraan ASN
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Rekomendasi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
5 Fakta Timnas Spanyol...
5 Fakta Timnas Spanyol Mandul Lawan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Berita Terkini
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved