Berjuang demi Kuliah, Anak ABK Ini Jadi Lulusan Terbaik FPIK IPB University

Kamis, 10 Desember 2020 - 23:30 WIB
loading...
Berjuang demi Kuliah,...
Ari Elisa Ratih, anak dari seorang ABK asal Rembang, Jawa Tengah, berhasil menjadi lulusan terbaik dari FPIK IPB University. Foto/Dok/Humas IPB
A A A
JAKARTA - Ari Elisa Ratih, anak dari seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Rembang, Jawa Tengah, berhasil menjadi lulusan terbaik dari Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University dalam Upacara Wisuda secara daring, (10/12).

Menjadi mahasiswa IPB University merupakan impian terbesar Ari saat masih sekolah. Tapi untuk menggapai impian tersebut bukanlah hal yang mudah baginya. Penghasilan orang tua yang pas-pasan sebagai ABK menyebabkan ia tidak berani menyampaikan niatnya untuk melanjutkan kuliah pasca lulus SMA karena tidak ada biaya. (Baca juga: Mahasiswa Baru, Anak Pengepul Gula Merah ini Langsung Sabet 2 Prestasi )

Ia tidak mendapatkan restu untuk kuliah dari orang tuanya karena persoalan biaya. Penghasilan yang didapatkan seorang ABK tidak menentu, tergantung cuaca dan harga ikan.

Karena niatnya yang kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, Ari nekat mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan berhasil lolos. “Berkat bujukan dari berbagai pihak seperti guru hingga kakak kelas, akhirnya saya mendapatkan restu orang tua,” katanya melalui siaran pers, Kamis (10/12)

Dukungan dari berbagai pihak ini bukan tanpa alasan. Ari adalah siswa berprestasi di sekolahnya. Saat SMA, beragam prestasi berhasil diraihnya di antaranya Juara 1 Kuis Remaja Peringatan AIDS Sedunia tingkat kabupaten pada 2015, Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Ulang Tahun SMK Avicena Rembang pada 2012, Juara 1 Matematika Ulang Tahun SMA Sumber pada 2012. Ari juga berhasil menjadi Lulusan Terbaik SMAN 1 Sulang pada 2016. (Baca juga: Mahasiswa UI Rancang Basis Data Genetik Nasional untuk Identifikasi Manusia )

Untuk kuliah dan biaya hidup sehari-hari, Ari mengandalkan beasiswa Bidikmisi. Ia hanya diberikan uang oleh orang tuanya setiap enam bulan sekali ketika pulang. Yakni sekitar 2-3 juta rupiah untuk menunjang kehidupan selama enam bulan di Bogor.

Selama menjadi mahasiswa IPB University, Ari berusaha mengatur keuangan dengan baik agar tidak kekurangan biaya. Ari juga berusaha mencari tambahan dengan menjadi asisten praktikum di beberapa mata kuliah.

“Prinsip saya, perjuangan menuju bangku kuliah bukanlah hal yang mudah. Sehingga saya berusaha dan memegang teguh tanggung jawab sebagai mahasiswa untuk selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Jadi setiap akan ujian atau dalam menjalankan tugas apapun yang diberikan saat kuliah, saya kerjakan semaksimal mungkin. Begitupun untuk tanggung jawab organisasi atau hal lain yang saya ikuti selama menjadi mahasiswa,” ujarnya.

Setelah lulus Ari ingin bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang makanan atau bekerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Jika ada jalan dan kesempatan selama bekerja, ia juga ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi dengan beasiswa dan mencoba menjadi entrepreneur.

“Saya hanya berharap orang lain dapat mengambil hikmah dari perjalanan saya bahwa usaha seseorang sebanding dengan apa yang ia dapatkan. Kemudian, restu dari orangtua menjadi hal wajib dalam setiap langkah. Jika memang belum mendapatkan restu cobalah berbicara dengan baik dengan orang tua,” imbuhnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Cerita Nadya Jadi Lulusan...
Cerita Nadya Jadi Lulusan Tercepat UGM Berkat Teliti Tren Live Commerce
Kisah Launa Silky, Wisudawan...
Kisah Launa Silky, Wisudawan Terbaik Magister Unpad dengan Deretan Publikasi Jurnal Q1
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved