Mahasiswa ITS Gagas Rumah Pesisir Khas Nelayan Indonesia

Minggu, 20 Desember 2020 - 13:25 WIB
loading...
Mahasiswa ITS Gagas...
Mahasiswa ITS kembali menggagas sebuah inovasi yang bermanfaat bagi nelayan, yakni mengagas rumah nelayan. Foto/Dok/Humas ITS
A A A
SURABAYA - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggagas sebuah inovasi yang bermanfaat bagi nelayan. Melihat adanya permasalahan pemasaran pada hasil tangkapan para nelayan, mereka membuat sebuah wadah penampung hasil tangkapan laut yang menjamin kenaikan harga jual hasil tangkapan laut para nelayan.

Para mahasiswa yang terdiri dari Ilham Kharisma Prayoga, Dewi Septina Br Pelawi, dan Sekar Nur Saraswati mengagas rumah nelayan. Kolaborasi tiga mahasiswa dari Departemen Teknik Kelautan, Departemen Sistem Informasi, dan Departemen Matematika yang tergabung dalam Tim Dua Lentera. Mereka berhasil menggagas rumah pesisir sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di Desa Tambak Cemandi, Sidoarjo. (Baca juga: UI Ciptakan Perangkat Alat Sikat Gigi untuk Orang yang Pernah Menderita Kusta )

Ketua Tim Dua Lentera, Ilham Kharisma Prayoga menuturkan, ide awal inovasinya ini berawal dari banyaknya hasil tangkapan nelayan yang hanya bermuara pada pengepul, sehingga memiliki harga yang cukup rendah. Selain itu, banyak juga hasil tangkapan yang tidak bisa dijual ke pengepul karena keterbatasan pengepul, sedang hasil tangkapan laut melimpah. “Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap penghasilan nelayan setempat,” katanya, Sabtu (19/12/2020).

Ia melanjutkan, atas dasar masalah tersebut ia dan tim membuat sebuah wadah bagi seluruh nelayan dan masyarakat Desa Tambak Cemandi. Wadah ini digunakan untuk memberdayakan secara mandiri melalui rumah produksi. “Sehingga hasil laut di Desa Tambak Cemandi ini memiliki kualitas terjamin yang sesuai dengan segmen pasar tertentu,” ujarnya.

Ilham menambahkan, rumah produksi yang dibuat ini tidak serta merta hadir sendiri, namun juga akan dilengkapi dengan kehadiran Rumah Marketing. Yakni merupakan bagian dari Rumah Pesisir yang akan berfokus pada hal marketing dan tata kelola Rumah Pesisir secara keseluruhan. (Baca juga: Kedaireka Kemendikbud Jadi Marketplace Hasil Karya Mahasiswa )

Menurut Ilham, Rumah Marketing ini akan memberdayakan anak muda setempat dalam membantu masyarakat dan para nelayan. Sebab melihat kapabilitas dan tingkat antusiasme pemuda setempat terhadap pembangunan desa yang cukup tinggi, nantinya mereka akan mendapatkan pembekalan. Sehingga luaran dalam jangka panjang, Rumah Pesisir akan dirancang mandiri dan dikelola sendiri oleh masyarakat dan nelayan di Desa Tambak Cemandi dengan bantuan para pemuda setempat.

Menariknya, lewat Rumah Marketing inilah keunggulan Rumah Pesisir ini berasal. Sebab di Rumah Marketing ini letak pusat branding hasil tangkapan laut para nelayan. Sehingga masyarakat setempat dapat menikmati hasil tangkapan yang maksimal secara mandiri dengan peran pemuda setempat di dalamnya. “Jadi ketika pengusung sudah tidak terlibat lagi, mereka bisa berdiri sendiri melalui kolaborasi nelayan dan pemuda setempat,” imbuhnya.

Saat ditanya realisasi ke depan, Ilham membeberkan bahwasannya Rumah Pesisir yang digagas ini akan dijalankan oleh pengusung selama maksimal lima tahun lamanya dengan bantuan pemerintah setempat. Nantinya setelah pendampingan dilakukan, masyarakat akan siap untuk berdiri sendiri sebagai sebuah lembaga atau perusahaan lokal yang berfungsi untuk mengelola hasil tangkapan laut yang lebih terorganisir. “Harapannya, mereka juga siap untuk menjadi supplier hasil tangkapan laut ke seluruh Indonesia,” jelasnya.

Berkat jerih payah selama hampir dua bulan lamanya, tim Dua Lentera ITS ini pun berhasil membuahkan hasil manis. Pasalnya, gagasan Rumah Pesisir ini mampu meraih juara kedua pada kompetisi yang bertajuk Upgrading of Social Awareness (USA), dengan salah satu rangkaiannya adalah National Masterplan Competition 2020, beberapa waktu lalu.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana Cara Meningkatkan...
Bagaimana Cara Meningkatkan Peluang Diterima di SNBT 2025?
H-3 Penutupan SNBT,...
H-3 Penutupan SNBT, Ini Daya Tampung Prodi Sastra Indonesia di 3 PTN
ITS Terima 1.547 Mahasiswa...
ITS Terima 1.547 Mahasiswa di SNBP 2025, Kamu Termasuk?
20 PTN dengan Penerimaan...
20 PTN dengan Penerimaan Mahasiswa Terbanyak di SNBP 2025, Tidak ada UI dan UGM!
Selamat, 173.028 Siswa...
Selamat, 173.028 Siswa Dinyatakan Diterima di PTN melalui Jalur SNBP 2025
Cara Cek dan Link Pengumuman...
Cara Cek dan Link Pengumuman Hasil SNBP 2025 di Unair, ITS, UPN Jatim, dan Unesa
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Peserta yang Lulus SNBP 5 Tahun Terakhir, Terus Meningkat?
Pengumuman Kelulusan...
Pengumuman Kelulusan SNBP 2025 Hari Ini Jam 3 Sore, Cek Hasil di Mana?
Gagal SNBP 2025? Unesa...
Gagal SNBP 2025? Unesa Buka Jalur Golden Ticket, Otomatis Diterima
Rekomendasi
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
Sinopsis Sinetron Cinta...
Sinopsis Sinetron Cinta Yasmin Eps 264: Galang Masih Sadar, Ajeng Was-was
Korban Longsor di Jalan...
Korban Longsor di Jalan Raya Batu-Mojokerto Ditemukan Tewas
Berita Terkini
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
10 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
10 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved