Kemendikbud Apresiasi Kompetisi untuk Bangun Talenta Digital Indonesia
Minggu, 20 Desember 2020 - 06:14 WIB
loading...
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ditjen Dikti Kemendikbud sangat mengapresiasi berbagai kompetisi dalam rangka membangun talenta digital Indonesia. Salah satunya adalah kegiatan Huawei ICT Competition . Kompetisi yang digagas oleh Huawei Indonesia ini merupakan bentuk kerja sama dalam upaya bersama membangun talenta digital di Indonesia.
Tahun ini, kompetisi yang mengusung tema “Connection, Glory, Future” ini digelar secara daring dan diikuti oleh lebih dari 2.156 peserta yang berasal dari 40 perguruan tinggi di tanah air. (Baca juga: Unesco Tetapkan Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia )
Terdapat tiga bidang kompetisi yang berbeda, yaitu kompetisi di bidang Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI), Jaringan atau Network, dan Cloud. Para pemenangnya nanti akan diperlombakan di tingkat regional Asia Pasifik dan di tingkat dunia.
Adapun pemenang Huawei ICT Competition Tingkat Nasional 2020 untuk kategori AI adalah Tim Universitas Padjadjaran (UNPAD), pemenang untuk kategori Network adalah Tim Universitas Multimedia Nasional (UMN) dan untuk kategori Cloud dimenangkan oleh Tim Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sementara untuk kategori Best Performance Trainer bidang Network dimenangkan oleh Mochammad Fahru Rizal dari Telkom University. Sementara Abdul Latif dari ITB memenangkan gelar Best Performance Trainer untuk kategori Cloud, sedangkan Wervyan Shalannanda dari ITB meraih Best Performance Trainer untuk kategori AI. (Baca juga: Kedaireka Kemendikbud Jadi Marketplace Hasil Karya Mahasiswa )
Untuk kategori bergengsi Excellent Huawei ICT Academy kali ini diraih oleh ITB yang pada tahun 2020 ini telah meraih 5 penghargaan kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Tahun ini, kompetisi yang mengusung tema “Connection, Glory, Future” ini digelar secara daring dan diikuti oleh lebih dari 2.156 peserta yang berasal dari 40 perguruan tinggi di tanah air. (Baca juga: Unesco Tetapkan Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia )
Terdapat tiga bidang kompetisi yang berbeda, yaitu kompetisi di bidang Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI), Jaringan atau Network, dan Cloud. Para pemenangnya nanti akan diperlombakan di tingkat regional Asia Pasifik dan di tingkat dunia.
Adapun pemenang Huawei ICT Competition Tingkat Nasional 2020 untuk kategori AI adalah Tim Universitas Padjadjaran (UNPAD), pemenang untuk kategori Network adalah Tim Universitas Multimedia Nasional (UMN) dan untuk kategori Cloud dimenangkan oleh Tim Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sementara untuk kategori Best Performance Trainer bidang Network dimenangkan oleh Mochammad Fahru Rizal dari Telkom University. Sementara Abdul Latif dari ITB memenangkan gelar Best Performance Trainer untuk kategori Cloud, sedangkan Wervyan Shalannanda dari ITB meraih Best Performance Trainer untuk kategori AI. (Baca juga: Kedaireka Kemendikbud Jadi Marketplace Hasil Karya Mahasiswa )
Untuk kategori bergengsi Excellent Huawei ICT Academy kali ini diraih oleh ITB yang pada tahun 2020 ini telah meraih 5 penghargaan kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Lihat Juga :