Spray Antimiasis Karya Mahasiswa IPB Raih Perak di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional
Senin, 21 Desember 2020 - 19:03 WIB
loading...
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tim mahasiswa IPB University berkolaborasi untuk menciptakan formulasi obat baru untuk penanganan miasis pada ternak dan hewan peliharaan. Karya mereka pun diganjar medali perak pada PIMNAS 2020 .
Tim mahasiswa ini berasal dari lintas fakultas yakni Fakultas Kedokteran Hewan dan Departemen Tehnik Sipil dan Lingkungan. Terdiri dari Junia Putri, Berlyana Sagita, Ibnu Kurniawan, Septiana Kurnia Putri dan Uswatul Lameiss. (Baca juga: KPK Ingatkan Rektor PTKIN se-Indonesia Tak Main Mata Kelola Keuangan Kampus )
Ketiganya menamakan produknya dengan Sprimi (Spray Anti Miasis) sebagai solusi alternatif pengganti obat miasis yang berkhasiat dan aman untuk ternak.
Pembimbing Tim Aulia Andi Mustika menjelaskan, Miasis merupakan kondisi perlukaan pada hewan yang ditumbuhi larva (belatung) lalat Chrysomya bezziana pada lukanya.
"Kolaborasi mahasiswa ini berawal dari banyaknya kasus miasis pada ternak ruminansia dan mahalnya stok obat di pasaran sehingga memicu semangat mahasiswa untuk berkarya,” katanya melalui siaran pers, Senin (21/12). (Baca juga: Kemendikbud Dorong Jumlah Riset dari PMDSU )
Tim mahasiswa ini berasal dari lintas fakultas yakni Fakultas Kedokteran Hewan dan Departemen Tehnik Sipil dan Lingkungan. Terdiri dari Junia Putri, Berlyana Sagita, Ibnu Kurniawan, Septiana Kurnia Putri dan Uswatul Lameiss. (Baca juga: KPK Ingatkan Rektor PTKIN se-Indonesia Tak Main Mata Kelola Keuangan Kampus )
Ketiganya menamakan produknya dengan Sprimi (Spray Anti Miasis) sebagai solusi alternatif pengganti obat miasis yang berkhasiat dan aman untuk ternak.
Pembimbing Tim Aulia Andi Mustika menjelaskan, Miasis merupakan kondisi perlukaan pada hewan yang ditumbuhi larva (belatung) lalat Chrysomya bezziana pada lukanya.
"Kolaborasi mahasiswa ini berawal dari banyaknya kasus miasis pada ternak ruminansia dan mahalnya stok obat di pasaran sehingga memicu semangat mahasiswa untuk berkarya,” katanya melalui siaran pers, Senin (21/12). (Baca juga: Kemendikbud Dorong Jumlah Riset dari PMDSU )
Lihat Juga :