Era Teknologi, Minat Siswa Madrasah Terjun ke Dunia Sains Terus Meningkat

Rabu, 23 Desember 2020 - 13:15 WIB
loading...
Era Teknologi, Minat...
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar. Foto/Dok/Humas Kemenag
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyebut Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 184 Tahun 2019 memudahkan madrasah dalam mengembangkan kurikulumnya sendiri, sehingga bisa mengembangkan fasilitas risetnya sesuai kekhasan pendidikan di ekosistem madrasah.

"Ini positif, dengan KMA 184/2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah ini membuat madrasah bisa mengembangkan kurikulum tahfidz dan risetnya tanpa meninggalkan kurikulum nasional," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar, dalam jumpa pers, Selasa (22/12/2020). (Baca juga: Tim Pelajar Indonesia Raih Emas di Kompetisi Robot Dunia )

Menurutnya, secara garis besar KMA 184/2019 itu memberi kelonggaran untuk mengembangkan kurikulum dan mendorong munculnya kekhasan pendidikan di ekosistem madrasah. Hal itu berbeda sebelum ada aturan tersebut yang membuat madrasah tidak bisa mengembangkan kekhasannya tetapi sama dengan sekolah lainnya.

Siswa madrasah, kata dia, kini bisa mengembangkan diri dengan pengetahuan dan keterampilan hafalan Al Quran/hadits dan atau riset keilmuan. Secara langsung atau tidak, mereka dikenalkan pada dunia tahfidz dan teknologi "start up" (rintisan).

Dengan begitu, lanjut dia, sejak dini siswa madrasah memiliki keunggulan cerdas, berakhlak mulia dan melek teknologi. "Anak-anak madrasah akan melahirkan sejumlah 'start up'. Mereka tidak hanya menikmati teknologi tapi membuat sesuatu dengan teknologi itu untuk kemanusiaan," terangnya. (Baca juga: Kemenag Terbitkan Tiga Peraturan Menteri Agama tentang Pesantren )

Menurut dia, siswa madrasah melalui KMA 184 memberi kemerdekaan menciptakan kurikulum khasnya sehingga memicu mereka memiliki pengetahuan agama yang baik sekaligus menguasai teknologi di era Revolusi Industri 4.0.

Umar mengatakan minat siswa madrasah untuk terjun ke dunia sains terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2018 saat kompetisi karya ilmiah digelar hanya ada 600-an kelompok yang mengajukan proposal risetnya. Kemudian pada 2019 naik menjadi seribuan proposal.

Sementara pada tahun ini, dari target dua ribuan karya yang mendaftar ternyata peminatnya mencapai 5.600 proposal. Direktur KSKK Kemenag mengaku bangga dengan partisipasi kelompok ilmiah yang mengikuti kompetisi tersebut. Selain karena minat yang meningkat, Kemenag menjanjikan bagi madrasah peserta kompetisi sains itu mendapatkan status sebagai madrasah riset jika mengikuti lomba tersebut dan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Kemenag Salurkan BOS...
Kemenag Salurkan BOS Pesantren Rp111,9 Miliar Jelang Lebaran
Kisah Izzat, Pernah...
Kisah Izzat, Pernah Jadi Kuli dan Loper Koran di Jepang, Kini Raih Gelar Doktor Biologi Kelautan
Makin Diminati, SNMB...
Makin Diminati, SNMB Madrasah Unggulan 2026 Tembus 36.973 Pendaftar
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Rekomendasi
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Berita Terkini
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved