Ornamen Header
Rencana Pembukaan Sekolah, Ini Rekomendasi Serikat Guru untuk Pusat dan Daerah
Rencana Pembukaan Sekolah, Ini Rekomendasi Serikat Guru untuk Pusat dan Daerah
Suasana simulasi belajar mengajar tatap muka di salah satu sekolah di Jawa Timur. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan empat rekomendasi terkait rencana pembukaan sekolah pada Januari. Yang paling utama pembukaan sekolah harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan, FSGI mendorong pemerintah daerah untuk hati-hati dalam memutuskan membuka sekolah pada Januari 2021 karena kasus Covid-19 masih tinggi dan belum dapat dikendalikan. Selain itu, FSGI juga mendorong pemerintah tetap menetapkan bahwa 4 Januari 2021 sebagai awal semester genap. (Baca juga: Pandemi Masih Mengancam, Pemprov DKI Tetap Berlakukan Belajar dari Rumah )

"Namun bukan berarti pembelajaran tatap muka dilakukan pada 4 Januari 2021. Karena masih butuh waktu lama dalam penyiapan infrastruktur dan protocol kesehatan adaptasi kebiasaan baru di sekolah," katanya melalui siaran pers, Sabtu (2/1).

Heru melanjutkan, FSGI juga mendorong pembukaan sekolah di mulai dari kelas paling atas atau pada jenjang paling tinggi dan disertai ujicoba dengan 25% siswa. Rekomendasi terakhir adalah, pihaknya juga mendorong adanya tes antigen untuk seluruh pendidik dan peserta didik yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.



Rekomendasi ini dihasilkan dari survey yang dilakukan FSGI. Survei diikuti oleh 6.513 responden guru dari sejumlah provinsi, yaitu provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, D.I.Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Jambi, NTB, NTT, Papua dan Papua Barat. (Baca juga: Ancaman Klaster Sekolah, Ini Rekomendasi FSGI Terkait PTM 2021 )

Dari 6.513 responden guru, yang setuju sekolah tatap muka sebanyak 49,36% menyatakan setuju sekolah tatap muka di buka pada Januari. Namun sebesar 45,27% tidak setuju dan yang menyatakan ragu-ragu sebesar 5,37%.
(mpw)
TULIS KOMENTAR ANDA!