Mahasiswa ITB Raih Best Paper di Geo Student Competition 2020
Rabu, 13 Januari 2021 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Indonesia ingin memanfaatkan potensi tersebut dengan target energi panas bumi sebesar 7242 MW pada 2025. “Kegiatan eksplorasi terkenal berat secara teknis maupun pembiayaan. Cakupan daerah yang luas juga akan menambah biaya maupun waktu yang diperlukan untuk memperoleh data geologi,” jelasnya.
Zona manifestasi merupakan zona yang memiliki potensi panas bumi. Metode remote sensing atau penginderaan jarak jauh menjadi metode yang dapat digunakan sebagai pemetaan di lapangan dengan cara pemetaan distribusi permukaan yang berasosiasi dengan manifestasi dalam area yang luas. Daerah penelitian berada di daerah lapangan panas bumi Kepahiang, yang termasuk ke dalam Kabupaten Kepahiang, dan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Indonesia.
"Daerah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena terletak di wilayah Gunung Kaba yang memiliki morfologi curam berupa pegunungan dan bukit, tutupan vegetasi yang lebat seperti hutan, dan terindikasi memiliki manifestasi permukaan panas bumi seperti mata air panas dan fumarol sehingga dapat mengetahui efektifitas dari citra satelit multisensor dalam mengidentifikasi zona manifestasi permukaan,” ungkap Bondan. (Baca juga: UI Kenalkan Aplikasi mCare untuk Deteksi Dini Penyakit Tak Menular )
Bondan dan timnya ditetapkan menjadi pemenang pada tanggal 2 November 2020 setelah melakukan presentasi hasil karya tulis mereka di hadapan dewan juri. Selain menambah pengalaman, mengikuti kompetisi juga dapat membuatnya belajar lebih mengenai tema kompetisi tersebut di luar kegiatan perkuliahan.
Zona manifestasi merupakan zona yang memiliki potensi panas bumi. Metode remote sensing atau penginderaan jarak jauh menjadi metode yang dapat digunakan sebagai pemetaan di lapangan dengan cara pemetaan distribusi permukaan yang berasosiasi dengan manifestasi dalam area yang luas. Daerah penelitian berada di daerah lapangan panas bumi Kepahiang, yang termasuk ke dalam Kabupaten Kepahiang, dan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Indonesia.
"Daerah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena terletak di wilayah Gunung Kaba yang memiliki morfologi curam berupa pegunungan dan bukit, tutupan vegetasi yang lebat seperti hutan, dan terindikasi memiliki manifestasi permukaan panas bumi seperti mata air panas dan fumarol sehingga dapat mengetahui efektifitas dari citra satelit multisensor dalam mengidentifikasi zona manifestasi permukaan,” ungkap Bondan. (Baca juga: UI Kenalkan Aplikasi mCare untuk Deteksi Dini Penyakit Tak Menular )
Bondan dan timnya ditetapkan menjadi pemenang pada tanggal 2 November 2020 setelah melakukan presentasi hasil karya tulis mereka di hadapan dewan juri. Selain menambah pengalaman, mengikuti kompetisi juga dapat membuatnya belajar lebih mengenai tema kompetisi tersebut di luar kegiatan perkuliahan.
(mpw)
Lihat Juga :