Ornamen Header
Kemenag Jajaki Kolaborasi Penguatan Sains di PTKN dengan UI
Kemenag Jajaki Kolaborasi Penguatan Sains di PTKN dengan UI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berbincang dengan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro, di Kampus UI, Depok. Foto/Dok/Humas Kemenag
JAKARTA - Kementerian Agama terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Negeri . Salah satunya dengan membuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi di luar binaan Kemenag.

Hal ini dikemukakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berbincang dengan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro, di Kampus UI, Depok. "Kami ingin lulusan perguruan tinggi keagamaan tidak hanya cakap dalam ilmu agama saja, tapi juga memiliki kemampuan ilmu lainnya," tutur Menag, Rabu (13/1/2021). Baca juga: Menuju Kampus Kelas Dunia, ITS Gandeng Perguruan Tinggi Mancanegara

Ia pun berharap ke depan terbuka peluang untuk melakukan sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Universitas Indonesia. "Jadi kami berharap bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan UI terkait dengan penguatan sains atau humaniora di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN)," ujar Menag.

"Sangat bagus bila ahli-ahli agama juga bisa menjelaskan dalil dengan pendekatan ilmiah. Ini penting untuk membangun kedewasaan beragama di Indonesia," sambungnya.



Menanggapi hal tersebut, Rektor UI Ari Kuncoro menyatakan kesediaannya untuk melakukan kolaborasi. "Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Kami juga ke depan berharap Kemenag juga dapat mengawal pembelajaran keagamaan di UI," cetus Ari. Baca juga: Mahasiswa ITB Raih Best Paper di Geo Student Competition 2020

Menurutnya, saat ini, dengan kebijakan Kampus Merdeka, membuka peluang UI untuk dapat mengirimkan SDM-nya ke lembaga-lembaga lain, dan sebaliknya.

Senada dengan Ari, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Abdul Haris menyampaikan kolaborasi tersebut amat memungkinkan untuk dilaksanakan. "Kami bisa mengirimkan resources yang kami punya ke kampus-kampus PTKN, dan sebaliknya. Kolaborasi ini juga dapat dilakukan bukan hanya terkait dengan perkuliahan, tetapi juga penelitian, dan lain sebagainya,"ungkapnya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!