Wow, ITS Kembangkan Pendeteksi Covid-19 Melalui Bau Ketiak

Senin, 18 Januari 2021 - 00:31 WIB
loading...
Wow, ITS Kembangkan...
Guru besar ITS Riyanarto Sarno mengembangkan alat pendeteksi Covid-19 melalui bau keringat ketiak yang diberi nama i-Nose C-19. Foto/Dok/Humas ITS
A A A
JAKARTA - Guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Riyanarto Sarno mengembangkan alat pendeteksi Covid-19 melalui bau keringat ketiak yang diberi nama i-Nose C-19. I-Nose C-19 merupakan alat screening Covid-19 pertama di dunia yang mendeteksi melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor).

Ryan menjelaskan, i-Nose C-19 bekerja dengan cara mengambil sampel dari bau keringat ketiak seseorang dan memprosesnya menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Menggunakan screening bau keringat ketiak, teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan screening melalui pernafasan. Baca juga: Bukti PT Mampu Hadapi Tantangan Pandemi, Dirjen Dikti Apresiasi GeNose C19

“Keringat ketiak adalah non-infectious, yang berarti limbah maupun udara buangan i-Nose C-19 tidak mengandung virus Covid-19,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Minggu (17/1/2021).

Selain itu, lanjutnya, alat ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi screening Covid-19 lainnya. Sampling dan proses berada dalam satu alat, sehingga seseorang dapat langsung melihat hasil screening pada i-Nose C-19. Hal ini tentunya menjamin proses yang lebih cepat.

"I-Nose C-19 juga dilengkapi fitur near-field communication (NFC), sehingga pengisian data cukup dengan menempelkan e-KTP pada alat deteksi cepat Covid-19 ini,” ujarnya. Baca juga: Mahasiswa ITS Teliti Superkapasitor sebagai Wind Energy Smoother

Ryan memaparkan, data dalam i-Nose C-19 terjamin handal karena penyimpanannya pada alat maupun cloud. Penggunaan cloud computing mendukung i-Nose C-19 dapat terintegrasi dengan publik, pasien, dokter, rumah sakit maupun laboratorium.

"Dengan berbagai kelebihan yang ada, i-Nose C-19, karya anak bangsa, hadir untuk menjawab tantangan pandemi Covid-19 yang belum terkendali,” kata Ryan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
ITS Buka Jalur Mandiri...
ITS Buka Jalur Mandiri SMITS FLAT dan ACE 2026, Bebas Uang Pangkal di Jalur Beasiswa
Momen Haru Orang Tua...
Momen Haru Orang Tua Wisudawan ITS Terima Ijazah Anaknya yang Gugur saat Pengabdian
ITS Kembangkan Bensin...
ITS Kembangkan Bensin Sawit Rendah Emisi, Solusi Krisis BBM
10 Jurusan ITS Paling...
10 Jurusan ITS Paling Sulit Ditembus di SNBP 2026, Teknik Pertambangan Paling Ketat
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Berita Terkini
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved