Ornamen Header
UNS Buka 5 Jalur di Seleksi Mandiri dengan Kuota 50 Persen
UNS Buka 5 Jalur di Seleksi Mandiri dengan Kuota 50 Persen
Universitas Sebelas Maret (UNS) membuka lima jalur pada penerimaan mahasiswa baru di seleksi mandiri. Foto/Neneng Zubaidah
JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) membuka lima jalur pada penerimaan mahasiswa baru di seleksi mandiri. Selain itu UNS juga menerima mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk PTN ( SBMPTN ).

Deputi 1 Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Widianto mengatakan, seleksi mandiri di UNS terbuka untuk lima jalur. Jalur pertama adalah jalur ujian UNS. Kedua, jalur ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dimana hasil UTBK di SBMPTN bisa menggunakan nilainya. Baca juga: Ingin Daftar Jalur SPAN PTKIN? Ini Prodi yang Ditawarkan UIN Jakarta

Widianto melanjutkan, UNS juga memberi kesempatan bagi penyandang disabiltas untuk masuk jalur disabilitas. Kemudian yang memiliki prestasi baik di kancah nasional maupun internasional juga bisa mendaftar di jalur prestasi. "Dan yang sudah bermitra dengan UNS bisa menggunakan jalur kemitraan," katanya pada acara Strategi Sukses SNMPTN 2021 yang disiarkan di Youtube UNS, Senin (18/1/2021).

Dia menuturkan, bagi seluruh pelajar diminta selalu optimis untuk berjuang pada seleksi penerimaan mahasiswa baru ini. Sebab, penerimaan mahasiswa baru di UNS pun terbagi 3. Yakni melalui SNMPTN, SBMPTN dan juga calon mahasiswa masih bisa mendaftar di jalur seleksi mandiri. Dimana kuota jalur mandiri UNS pun kini mendapat kuota lebih besar yakni maksimal 50%.



Widianto menjelaskan, UNS memiliki reputasi kredibel baik di tingkat nasional maupun internasional sehingga yang akan memperebutkan kursi di UNS akan banyak sekali di ketiga jalur tersebut. "Yang terpenting adalah adik-adik sekalian harus mempersiapkan sejak sekarang," ujar Widianto. Baca juga: Vokasi ITS Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru, Ini 8 Prodi yang Dibuka

Dia menyarankan, para siswa harus terus mengupdate informasi terkait mekanisme penerimaan mahasiswa baru terutama informasi yang disampaikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) baik melalui laman ataupun media sosial LTMPT. Jangan sampai, katanya, sudah ada keinginan untuk ikut SNMPTN tetapi malah melewati batas waktu pendaftaran.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!