Bermodalkan Kardus Bekas, Alumnus ITS Ini Raih Penghargaan Forbes
Kamis, 04 Februari 2021 - 01:54 WIB
loading...
A
A
A
Mulai dari finalis Wirausaha Muda Mandiri hingga meraih Best Booth pada pameran CASA Indonesia. Dusdukduk juga banyak menghiasi pameran dari tingkat regional hingga internasional. Bahkan kini, Dusdukduk telah dipercaya banyak klien dari brand ternama seperti Honda dan H&M.
Dari tujuh tahun lebih kiprahnya, sosok wirausahawan muda ini berhasil mendirikan PT Kreasi Karya Raya bersama timnya, sehingga semakin memantapkan kelegalan dari wirausahanya. Dusdukduk yang semula berfokus pada produk meja dan kursi, kini sudah melakukan diversifikasi produk.
Hingga 2021, sudah terdapat dua anak perusahaan yaitu Totoys.id yang memproduksi mainan anak-anak dan Packimpact yang berfokus pada kemasan produk yang keseluruhannya berbahan dasar kardus bekas. Selain kedua produk baru ini, Dusdukduk juga menerima jenis-jenis olahan lain sesuai pesanan. Baca juga: Cari Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru ITB, Cek Link di Sini
Meskipun telah meraih banyak prestasi, lelaki yang kini menjadi dosen di Universitas Ciputra, Surabaya ini tak pernah sedikitpun terpikirkan dapat menjadi salah satu tokoh Forbes 30 Under 30. Menurutnya, predikat tersebut sangatlah sulit dicapai karena ada banyak tokoh-tokoh muda inspiratif di Indonesia.
Arif bercerita bahwa dirinya sempat menganggap e-mail dari Forbes yang ia dapat saat itu adalah spam atau penipuan. “Saya pikir itu hanya e-mail spam atau tidak asli sampai saat itu saya mendapat telepon langsung dari pihak Forbes,” ungkapnya sambil tersenyum bahagia.
Dari tujuh tahun lebih kiprahnya, sosok wirausahawan muda ini berhasil mendirikan PT Kreasi Karya Raya bersama timnya, sehingga semakin memantapkan kelegalan dari wirausahanya. Dusdukduk yang semula berfokus pada produk meja dan kursi, kini sudah melakukan diversifikasi produk.
Hingga 2021, sudah terdapat dua anak perusahaan yaitu Totoys.id yang memproduksi mainan anak-anak dan Packimpact yang berfokus pada kemasan produk yang keseluruhannya berbahan dasar kardus bekas. Selain kedua produk baru ini, Dusdukduk juga menerima jenis-jenis olahan lain sesuai pesanan. Baca juga: Cari Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru ITB, Cek Link di Sini
Meskipun telah meraih banyak prestasi, lelaki yang kini menjadi dosen di Universitas Ciputra, Surabaya ini tak pernah sedikitpun terpikirkan dapat menjadi salah satu tokoh Forbes 30 Under 30. Menurutnya, predikat tersebut sangatlah sulit dicapai karena ada banyak tokoh-tokoh muda inspiratif di Indonesia.
Arif bercerita bahwa dirinya sempat menganggap e-mail dari Forbes yang ia dapat saat itu adalah spam atau penipuan. “Saya pikir itu hanya e-mail spam atau tidak asli sampai saat itu saya mendapat telepon langsung dari pihak Forbes,” ungkapnya sambil tersenyum bahagia.
Lihat Juga :