DPR Yakin Industri Farmasi Lokal Bisa Segera Produksi Vaksin Corona

Jum'at, 17 April 2020 - 20:17 WIB
loading...
DPR Yakin Industri Farmasi...
Komisi IX DPR yakin bahwa industri farmasi domestik bisa memproduksi obat dan vaksin untuk pandemi virus Corona atau Covid-19 yang tengah mewabah ini. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Antara
A A A
JAKARTA - Terkait kesiapan Bio Farma dan BUMN Farmasi lainnya untuk memproduksi vaksin dan obat untuk wabah virus Corona (Covid-19), Komisi IX DPR yakin bahwa industri farmasi domestik bisa memproduksi obat dan vaksin untuk pandemi global ini.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena mengatakan, sejak awal Komisi IX DPR telah mendorong agar obat dan juga vaksin untuk Covid-19 ini bisa segera diproduksi dalam negeri bahkan, itu tertuang dalam beberapa kali rapat secara virtual baik dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun para produsen obat dan vaksin.

"Kita juga memang mendorong vaksin ini diproduksi dalam negeri. Kita juga sudah ngomong di rapat Komisi IX kan," kata Melki saat dihubungi SINDO Media, Jumat (17/4/2020).

(Baca juga: Penambahan Positif Corona Sebanyak 407 Kasus, Tersebar di 212 Kabupaten/Kota)

Sehingga lanjut Melki, pihaknya melihat bahwa Bio Farma sebagai salah satu produsen vaksin terbaik di dunia dapat memproduksi vaksin Covid-19 ini dengan segera. Agar bisa dipergunakan untuk kebutuhan dalam negeri, dan jika sudah terpenuhi bisa digunakan untuk negara-negara lain.

"Dengan berbagai penemuan di dalam negeri maupun berbagai kerja sama Bio Farma dengan mitranya di luar negeri, kami mendorong agar Bio Farma dalam waktu dekat bisa segera menemukan dan meproduksi vaksin Covid-19 untuk bisa dipakai khususnya orang Indonesia dan juga kalau sudah dihasilkan bisa untuk dunia internasional. Tapi kita amankan untuk dalam dalam negeri dulu, produksi dalam negeri," ujarnya.

Menurut politikus Partai Golkar ini, dengan ditemukannya vaksin corona bisa memberikan semangat baru bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi ini. Ini juga bentuk nasionalisme di bidang kesehatan bagaimana Indonesia juga bisa menghasilkan segala yang dibutuhkan terkait Covid-19.

"Dan ini produksi dalam negeri lewat para peneliti kita, melalui kampus dan juga melalui cendekiawan kita yang dihasilkan lewat Bio Farma dan ini betul menjadi suatu kekuatan dan kebangsaan kita bahwa Bio Farma bisa menghasilkan vaksin anti-Covid-19 ini," terangnya.

Karena itu dia meyakini, Indonesia bisa segera keluar dari krisis pandemi ini dengan adanya vaksin. Karena, vaksin merupakan senjata yang ampuh dalam melawan virus Corona ini.

"Sudah punya vaksin berarti kita sudah punya senjata untuk melawan Covid-19. Vaksin anti-cacar kita enggak kena cacar, vaksin anti-Covid19 kita enggak kena Covid-19. Vaksin kan membantu kita bisa memproduksi imun sendiri sehingga kita bisa punya kekebalan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Pendidikan Rusdi...
Profil Pendidikan Rusdi Masse Mappasessu, Pengganti Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR
Tulis Buku Thriving...
Tulis Buku Thriving On Turbulance, Dirut PT Pos Indonesia Bocorkan Strategi Bisnis saat Krisis
UPNVJ Masuk 5 Besar...
UPNVJ Masuk 5 Besar Kampus yang Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19
Tak Bisa Hadiri Raker...
Tak Bisa Hadiri Raker DPR, Nadiem Positif Covid-19
Guru Besar IPB University...
Guru Besar IPB University Kembangkan Model Fisika yang Mampu Hancurkan SARS-Cov-2
Tekan Penyebaran Omicron,...
Tekan Penyebaran Omicron, ITB Luncurkan Aplikasi Covid Trak
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Berita Terkini
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Infografis
Industri Militer Rusia...
Industri Militer Rusia Kian Moncer, Setahun Produksi 1.500 Tank
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved