Selamat, Mahasiswa Untar Raih 8 Penghargaan Internasional Bidang IPTEK
Minggu, 14 Maret 2021 - 12:45 WIB
loading...
A
A
A
“Pimpinan Universitas Tarumanagara mengucapkan selamat kepada Dosen dan Mahasiswa yang tergabung dalam tim penulis dan tim kompetisi berbagai bidang dalam IEOM 2021 yang dilaksanakan secara virtual di Singapura. Berbagai prestasi yang dicapai oleh Dosen dan Mahasiswa dalam satu tim kerja mencerminkan bahwa proses pembelajaran di Untar telah berjalan dengan baik dan berkualitas. Capaian ini juga mencerminkan bahwa pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Untar telah dilaksanakan dengan baik. Kami terus mendorong dan memfasilitasi dosen serta mahasiswamenghasilkan berbagai karya inovasi bereputasi nasional dan internasional. Semoga makin banyak karya yang bermanfaat bagi masyarakat, dihasilkan oleh Untar dalam rangka mewujudkan Untar untuk Indonesia,” pesan Rektor Agustinus Purna Irawan.
Prof. Frans Jusuf Daywin juga berkomentar, menuju pendidikan yang merdeka, para pendidik senior harus membina generasi muda menjadi manusia unggulan masa depan agar tercipta Indonesia Jaya yang makmur dan sejahtera.
“Mahasiswa Untar luar biasa, walaupun saya sering minta revisi paper, mereka lakukan tanpa mengeluh, bahkan sering minta latihan sebelum lomba. Sukses untuk Untar, mudah-mudahan tetap berprestasi di masa depan,” ujar Lina Gozali.
Peraih lain juara Konferensi Internasional yang diikuti oleh 138 universitas dari 60 negara ini, adalah Mahasiswa Teknik Industri, Evelyn Adisurya. Ia mengaku tidak terlalu berharap positif karena dalam lomba IEOM para peserta harus menulis dan mempresentasikan dalam Bahasa Inggris.
“Sejujurnya sempat terpikir untuk menyerah saja, namun pembimbing saya Ibu Lina Gozali terus mendukung dan juga memberikan masukan untuk menyelesaikan lomba hingga akhir. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan yang terbaik dalam lomba ini dan tidak memikirkan apakah saya akan menang atau tidak. Saya bersyukur pernah berkesempatan mengikuti dan berhasil menjadi juara keempat dalam lomba IEOM kali ini,” katanya.
Dosen pembimbing Carla Olyvia Doaly, menyampaikan, penghargaan ini untuk semua mahasiswa Program Studi Teknik Industri Untar dan menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dalam dunia internasional. "Semoga pencapaian ini membuat mahasiswa bersama-sama dengan Dosen Program Studi Teknik Industri Untar termotivasi untuk menghasilkan karya-karya ilmiah yang bisa bersaing secara Internasional. Sehingga tidak berhenti hanya untuk pencapaian saat ini tapi akan ada pencapaian baru kedepannya, " ucapnya.
Prof. Frans Jusuf Daywin juga berkomentar, menuju pendidikan yang merdeka, para pendidik senior harus membina generasi muda menjadi manusia unggulan masa depan agar tercipta Indonesia Jaya yang makmur dan sejahtera.
“Mahasiswa Untar luar biasa, walaupun saya sering minta revisi paper, mereka lakukan tanpa mengeluh, bahkan sering minta latihan sebelum lomba. Sukses untuk Untar, mudah-mudahan tetap berprestasi di masa depan,” ujar Lina Gozali.
Peraih lain juara Konferensi Internasional yang diikuti oleh 138 universitas dari 60 negara ini, adalah Mahasiswa Teknik Industri, Evelyn Adisurya. Ia mengaku tidak terlalu berharap positif karena dalam lomba IEOM para peserta harus menulis dan mempresentasikan dalam Bahasa Inggris.
“Sejujurnya sempat terpikir untuk menyerah saja, namun pembimbing saya Ibu Lina Gozali terus mendukung dan juga memberikan masukan untuk menyelesaikan lomba hingga akhir. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan yang terbaik dalam lomba ini dan tidak memikirkan apakah saya akan menang atau tidak. Saya bersyukur pernah berkesempatan mengikuti dan berhasil menjadi juara keempat dalam lomba IEOM kali ini,” katanya.
Dosen pembimbing Carla Olyvia Doaly, menyampaikan, penghargaan ini untuk semua mahasiswa Program Studi Teknik Industri Untar dan menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dalam dunia internasional. "Semoga pencapaian ini membuat mahasiswa bersama-sama dengan Dosen Program Studi Teknik Industri Untar termotivasi untuk menghasilkan karya-karya ilmiah yang bisa bersaing secara Internasional. Sehingga tidak berhenti hanya untuk pencapaian saat ini tapi akan ada pencapaian baru kedepannya, " ucapnya.
Lihat Juga :