Rektor UEU: Universitas Dituntut Hasilkan Lulusan Berjiwa Entrepreneurship
Rabu, 17 Maret 2021 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
“Kita telah membentuk konsorsium perguruan tinggi untuk melakukan riset Covid 19. Memberikan dukungan keuangan kuliah bagi 860 mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, serta menyediakan internet gratis bagi 8 juta dosen dan mahasiwa di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Reviewer nasional yang juga dari Kemristek-BRIN, Wisnu Nurcahyo dalam pemaparannya menjelaskan, Tujuan program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi di antaranya adalah memberikan solusi berbasis pada analisis situasi sesuai kebutuhan, tantangan atau persoalan yang ada di masyarakat. Selain itu perguruan tinggi juga diharapkan dapat mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kondisi setempat.
“Perguruan tinggi juga bisa melakukan alih teknologi, ilmu dan seni kepada masyarakat untuk pengembangan martabat manusia berkeadilan gender, inklusi sosial dan kelestarian sumber daya alam,” imbuhnya.
Abdi Wira Septama dari Pusat Penelitian Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat memaparkan presentasinya mengatakan, misi Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 adalah menciptakan masyarat Indonesia yang inovatif berbasis iptek, serta menciptakan keunggulan kompetitif bangsa secara global.
“Untuk mewujudkan misi tersebut diperlukan sinergi “Triple Helix”, yaitu perguruan tinggi, industri serta pemerintah, dan dukungan ekosistem inovasi dalam rangka mendorong riset dan inovasi menjadi produk yang siap dipasarkan,” urainya.
Ketua Pelaksana Seminar Nasional & Call for Papers, Rian Adi Pamungkas mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Acara ini juga ditujukan untuk mendukung entrepreneurship berbasis Evidence di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu tujuan dari kegiatan ini untuk mendukung tercapainya visi dan misi universitas yaitu menjadikan lulusan Universitas Esa Unggul yang terfokus pada Entrepreneurship,” tegasnya.
Reviewer nasional yang juga dari Kemristek-BRIN, Wisnu Nurcahyo dalam pemaparannya menjelaskan, Tujuan program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi di antaranya adalah memberikan solusi berbasis pada analisis situasi sesuai kebutuhan, tantangan atau persoalan yang ada di masyarakat. Selain itu perguruan tinggi juga diharapkan dapat mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kondisi setempat.
“Perguruan tinggi juga bisa melakukan alih teknologi, ilmu dan seni kepada masyarakat untuk pengembangan martabat manusia berkeadilan gender, inklusi sosial dan kelestarian sumber daya alam,” imbuhnya.
Abdi Wira Septama dari Pusat Penelitian Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat memaparkan presentasinya mengatakan, misi Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 adalah menciptakan masyarat Indonesia yang inovatif berbasis iptek, serta menciptakan keunggulan kompetitif bangsa secara global.
“Untuk mewujudkan misi tersebut diperlukan sinergi “Triple Helix”, yaitu perguruan tinggi, industri serta pemerintah, dan dukungan ekosistem inovasi dalam rangka mendorong riset dan inovasi menjadi produk yang siap dipasarkan,” urainya.
Ketua Pelaksana Seminar Nasional & Call for Papers, Rian Adi Pamungkas mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Acara ini juga ditujukan untuk mendukung entrepreneurship berbasis Evidence di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu tujuan dari kegiatan ini untuk mendukung tercapainya visi dan misi universitas yaitu menjadikan lulusan Universitas Esa Unggul yang terfokus pada Entrepreneurship,” tegasnya.
(mpw)
Lihat Juga :