Dipantau Satgas, Sekolah di Jateng Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka
Rabu, 17 Maret 2021 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Sriyanto menyatakan, pihak sekolah juga memastikan kesiapan orang tua siswa berikut siswanya. Sehingga siswa tidak sembarangan mampir, serta tidak menggunakan alat transportasi umum saat berangkat atau pulang sekolah. Termasuk juga agar siswa bisa diantar orang tua ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi.
Baca juga: Ini Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Belajar Tatap Muka di Sekolah
Kaitannya dengan transportasi siswa, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan dinas perhubungan setempat untuk menyiapkan kendaraan ke sekolah. "Yang perlu dijaga tidak boleh mampir, bergerombol, terutama sesudah pulang sekolah," tegasnya.
Pihaknya juga menyiapkan kurikulum terpadu yakni ada pembelajaran yang tatap muka, atau juga belajar melalui daring. Pembelajaran daring tetap dilakukan sehingga tidak melulu tatap muka. Menurut dia, pembelajaran tatap muka akan dilakukan seefektif mungkin. Misalnya, sekolah tatap muka tidak perlu dilakukan seharian penuh dari pukul 07.00-15.00 WIB. "Bisa mengurangi kerumunan dalam waktu relatif panjang," ungkapnya.
Sriyanto juga meminta kerja sama semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat agar mendukung praktik pembelajaran tatap muka siswa. "Agar tujuan supaya tidak tertular COVID-19 bisa tercapai," ucapnya.
Baca juga: Ini Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Belajar Tatap Muka di Sekolah
Kaitannya dengan transportasi siswa, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan dinas perhubungan setempat untuk menyiapkan kendaraan ke sekolah. "Yang perlu dijaga tidak boleh mampir, bergerombol, terutama sesudah pulang sekolah," tegasnya.
Pihaknya juga menyiapkan kurikulum terpadu yakni ada pembelajaran yang tatap muka, atau juga belajar melalui daring. Pembelajaran daring tetap dilakukan sehingga tidak melulu tatap muka. Menurut dia, pembelajaran tatap muka akan dilakukan seefektif mungkin. Misalnya, sekolah tatap muka tidak perlu dilakukan seharian penuh dari pukul 07.00-15.00 WIB. "Bisa mengurangi kerumunan dalam waktu relatif panjang," ungkapnya.
Sriyanto juga meminta kerja sama semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat agar mendukung praktik pembelajaran tatap muka siswa. "Agar tujuan supaya tidak tertular COVID-19 bisa tercapai," ucapnya.
Lihat Juga :