Karya Mahasiswa BINUS Northumbria School of Design Tampil di Paris Fashion Week
Jum'at, 02 April 2021 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Di Paris Fashion Week 2020, AKSU juga meluncurkan koleksi terbarunya yaitu PATEH. Nama ini diambil dari bahasa Bali yang artinya 'mirip', sebagai bentuk penghargaan bagi keseimbangan dalam masyarakat Bali. Nilai keseimbangan inilah yang membuat masyarakat Bali menjunjung tinggi perbedaan sekaligus menjunjung tinggi kesetaraan dan rasa hormat di antara semua makhluk hidup.
PATEH menunjukkan nilai ini melalui desain dan siluetnya yang menggabungkan berbagai string, knot, dan lilitan. Koleksi busana ini juga menggunakan warna-warna kalem namun mencolok yang merepresentasikan Bali dan ciri khasnya.
Cynthia mengatakan bahwa kesempatan untuk menampilkan HANYUTAN di panggung internasional seperti Paris Fashion Week merupakan mimpi yang menjadi kenyataan baginya. “Saya terkejut, bangga, merasa tidak percaya, dan sangat senang atas kesempatan ini. Dapat menampilkan koleksi pakaian siap pakai pertama kami di Paris Fashion Week tentunya merupakan pencapaian yang luar biasa,” katanya.
Sementara itu Nadira mengatakan dirinya dan Arintha tidak ingin prestasi ini menjadi akhir bagi mereka. Mereka ingin terus bekerja keras dan berusaha untuk lebih mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai strategi.
“Apalagi kami juga ingin mencoba suasana baru selain hanya tinggal di sini, Jakarta. Kami berencana mengeksplorasi Denpasar dalam waktu dekat,” ucapnya.
PATEH menunjukkan nilai ini melalui desain dan siluetnya yang menggabungkan berbagai string, knot, dan lilitan. Koleksi busana ini juga menggunakan warna-warna kalem namun mencolok yang merepresentasikan Bali dan ciri khasnya.
Cynthia mengatakan bahwa kesempatan untuk menampilkan HANYUTAN di panggung internasional seperti Paris Fashion Week merupakan mimpi yang menjadi kenyataan baginya. “Saya terkejut, bangga, merasa tidak percaya, dan sangat senang atas kesempatan ini. Dapat menampilkan koleksi pakaian siap pakai pertama kami di Paris Fashion Week tentunya merupakan pencapaian yang luar biasa,” katanya.
Sementara itu Nadira mengatakan dirinya dan Arintha tidak ingin prestasi ini menjadi akhir bagi mereka. Mereka ingin terus bekerja keras dan berusaha untuk lebih mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai strategi.
“Apalagi kami juga ingin mencoba suasana baru selain hanya tinggal di sini, Jakarta. Kami berencana mengeksplorasi Denpasar dalam waktu dekat,” ucapnya.
(ars)
Lihat Juga :