Ornamen Header
UAD PTS Pertama Buka Prodi Baru Magister Teknik Kimia
UAD PTS Pertama Buka Prodi Baru Magister Teknik Kimia
Ketua LLDikti DIY Prof. Didi Achjadi menyerahkan SK Prodi Magister Teknik Kimia kepada rektor UAD Muchlas di kampus utama UAD, Rabu (21/4). Foto/SINDONews/Priyo Setyawan
YOGYAKARTA - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta tahun akademik 2021/2022 membuka Program Studi (prodi) Magister Teknik Kimia. Kepastian ini setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang prodi tersebut.

SK itu diserahkan oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) DIY Prof. Didi Achjari kepada Rektor UAD, Muchlas di kampus utama UAD, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Pertama, UNS Melesat di Peringkat 201-300 Dunia pada THE Impact Ranking 2021

Ini juga menjadikan UAD menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) pertama yang membuka prodi magister teknik kimia. Sebab, selama ini dari 17 perguruang tinggi di Indonesia yang membuka program magister teknik kimia, semua perguruan tinggi negeri (PTN).

Prodi Magister Teknik Kimia ini masuk ke dalam Fakultas Teknologi Industri (FTI). Adanya tambahan prodi ini hingga sekarang UAD memiliki tujuh prodi magister



Rektor UAD Muchlas mengatakan, pembukaan Prodi Magister Teknik Kimia ini merupakan keprihatinan UAD. Sebab, selama ini industri di Indonesia masih kurang memperhatikan aspek lingkungan, renewable energy, teknologi pengolahan pangan dan obat-obatan serta belum memiliki dukungan sisi akademik. Karena itu, perlu dihasilkan orang-orang yang berkompeten di bidang tersebut.“Dari situ, kita mendirikan Prodi Magister Teknik Kimia ini," kata Muchlas.

Baca juga: Mas Menteri: Kemendikbud Tak Ada Niat Hilangkan Jejak Sejarah Pendiri NU

Selain itu, UAD juga ingin terpacu untuk memberikan solusi secara nasional tentang renewable engery karena sekarang sudah tidak bisa mengandalkan minyak. Termasuk berpartisipasi menyelenggarakan produksi makanan dan obat-obatan yang menyehatkan

Menurut Muchlas, untuk sarana dan prasarana program S2 Teknik Kimia ini UAD sudah siap, baik sumber daya manusia (SDM) maupun laboratorium. Untuk SDM dosen sudah memilik 11 doktor prodi SI teknik kimia yang memiliki keahlian atau kompetensi sangat kompartable dengan kekhasan Prodi S2 Teknik Kimia.

Sedang laboratoriumnya, sudah tersedia dan bersama-sama dengan laboratorium Teknik Kimia yang sudah ada. “Untuk kuota mahasiswa, UAD bisa menyelenggarakan tiga kelas,” paparnya.



Baca juga: 1.081 Tahun Al-Azhar, Menag: Benteng Wasathiyah Islam yang Moderat dan Toleran

Ketua LLDikti DIY Prof. Didi Achjari mengatakan Prodi Magister Teknik Kimia di wilayah DIY baru ada di UGM yang dibuka tahun 1993. Karena itu, UAD yang membuka Prodi Magister Teknik Kimia perlu diacungi jempol. Sebab, berani mendobrak status quo.

“Jika di PTN membuka Prodi baru tidak terlalu sulit, sebab sarana dan prasarana didukung pemerintah. Namun PTS harus mandiri dalam penyediaan sarana dan prasarana, termasuk mencari mahasiswa,” jelasnya.

Didi menambahkan, prodi Magister Teknik Kimia memiliki prospek yang cerah. Sebab di masa datang energi berbasis baterai sangat dibutuhkan dan mendukung kemandirian bangsa. Hal ini ditandai dengan munculnya motor dan mobil listrik. Sehingga tenaga Ahli Teknik Kimia, dituntut bisa menciptakan baterai cepat mengisinya dan lama penggunaannya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!