Sekolah Tatap Muka Harus Digelar untuk Hindari Risiko 'Lost Generation'
Kamis, 22 April 2021 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, pembelajaran tatap muka yang direncanakan Kemendikbud mulai Juli 2021 harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disesuaikan dengan zonasi sebaran Covid-19. Kemendikbud diminta menggelar sosialisasi terkait protokol kesehatan yang tepat untuk diterapkan di sekolah.
Baca juga: Persiapan PTM, Ribuan Guru PAUD-SMA Jalani Vaksinasi Covid-19 di Itenas Bandung
“Nantinya akan diberikan sosialisasi seperti apa protokol kesehatan dan penanggulangan dalam proses pendidikannya sendiri. Ini otomatis menjadi hal baru, new normal yang harus kita taati bersama,” kata dia lagi.
Politisi Fraksi PKB itu menambahkan, pihak sekolah diingatkan menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti thermogun, alat cuci tangan dan lainnya. Sebelum pembelajaran dimulai, baik anak didik, tenaga pendidik, dilakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan Prokes Covid-19 lainnya.
“Nantinya saat anak-anak sekolah, dia akan dicek suhu, kemudian nanti juga akan ada tempat untuk cuci tangan. Kemudian juga letak-letak tempat bangku, tingkat kehadiran juga harus diperhatikan. Nanti akan dievaluasi, dilihat bagaimana situasi penyebaran Covid-19 di sekolah. Jangan sampai melonjak dengan adanya sekolah tatap muka ini.” pungkasnya.
Baca juga: Persiapan PTM, Ribuan Guru PAUD-SMA Jalani Vaksinasi Covid-19 di Itenas Bandung
“Nantinya akan diberikan sosialisasi seperti apa protokol kesehatan dan penanggulangan dalam proses pendidikannya sendiri. Ini otomatis menjadi hal baru, new normal yang harus kita taati bersama,” kata dia lagi.
Politisi Fraksi PKB itu menambahkan, pihak sekolah diingatkan menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti thermogun, alat cuci tangan dan lainnya. Sebelum pembelajaran dimulai, baik anak didik, tenaga pendidik, dilakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan Prokes Covid-19 lainnya.
“Nantinya saat anak-anak sekolah, dia akan dicek suhu, kemudian nanti juga akan ada tempat untuk cuci tangan. Kemudian juga letak-letak tempat bangku, tingkat kehadiran juga harus diperhatikan. Nanti akan dievaluasi, dilihat bagaimana situasi penyebaran Covid-19 di sekolah. Jangan sampai melonjak dengan adanya sekolah tatap muka ini.” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :