Angkat Isu Forest Healing, Mahasiswa IPB Raih Dua Penghargaan Internasional
Sabtu, 24 April 2021 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Forest healing merupakan penelitian terbaru dalam pemanfaatan sumberdaya hutan untuk kesehatan dan peningkatan nilai ekosistem hutan. Forest healing merupakan alternatif baru di Indonesia untuk intervensi kesehatan fisik dan mental yang dapat membantu mengurangi stres di masyarakat.
Baca juga: Program 5000 Doktor, Kemenag-LPDP Siapkan Skema Beasiswa Dosen PTKI 2021
Dalam perjalanan pengembangan inovasinya, Farhan mengaku pengalaman pribadi menjadi faktor yang memotivasinya untuk mengembangkan solusi alternatif permasalahan stres di masyarakat yang kian meningkat selama pandemi didukung dengan latar belakangnya di bidang ilmu komputer.
Farhan menyampaikan bahwa tim pengembang yang terlibat memiliki latar belakang yang berbeda. “Syukur Alhamdulillah tim kami memiliki latar belakang yang sangat mendukung di tiap lini pengembangan produk. Ada Rio Kevin dari Sekolah Bisnis, Aldi Lesmana dari Departemen Fisika, Muhammad Rifqi Janjani dari Kedokteran Hewan dan saya sendiri dari studi Ilmu Komputer. Kolaborasi ini yang membuat kami unik, beda dari tim yang lain,” ujarnya.
Selama mengikuti kompetisi ini, ia dan tim menghadapi beberapa kendala yaitu sulitnya berkoordinasi secara jarak jauh dan keterbatasan dari segi perangkat yang dimiliki. Namun demikian, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan dukungan yang baik dari banyak pihak.
Baca juga: Program 5000 Doktor, Kemenag-LPDP Siapkan Skema Beasiswa Dosen PTKI 2021
Dalam perjalanan pengembangan inovasinya, Farhan mengaku pengalaman pribadi menjadi faktor yang memotivasinya untuk mengembangkan solusi alternatif permasalahan stres di masyarakat yang kian meningkat selama pandemi didukung dengan latar belakangnya di bidang ilmu komputer.
Farhan menyampaikan bahwa tim pengembang yang terlibat memiliki latar belakang yang berbeda. “Syukur Alhamdulillah tim kami memiliki latar belakang yang sangat mendukung di tiap lini pengembangan produk. Ada Rio Kevin dari Sekolah Bisnis, Aldi Lesmana dari Departemen Fisika, Muhammad Rifqi Janjani dari Kedokteran Hewan dan saya sendiri dari studi Ilmu Komputer. Kolaborasi ini yang membuat kami unik, beda dari tim yang lain,” ujarnya.
Selama mengikuti kompetisi ini, ia dan tim menghadapi beberapa kendala yaitu sulitnya berkoordinasi secara jarak jauh dan keterbatasan dari segi perangkat yang dimiliki. Namun demikian, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan dukungan yang baik dari banyak pihak.
Lihat Juga :