Pakar IPB University Kaji Penjelasan Alquran tentang Ilmu Embriologi Manusia
Senin, 26 April 2021 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Upaya menghasilkan salinan genetik yang identik dari suatu entitas biologi juga dapat dilakukan secara aseksual, hal ini dikenal dengan istilah kloning. Pada teknologi ini perkembangan sel telur dilakukan tanpa sperma.
Baca juga: Angkat Isu Forest Healing, Mahasiswa IPB Raih Dua Penghargaan Internasional
"Kloning bisa terjadi secara alamiah atau secara introduksi teknologi. Secara alamiah sudah terjadi pada hewan tingkat rendah atau pada bakteri dimana mereka menduplikasi tanpa proses seksual. Kembar identik adalah contoh Klon yang paling simpel," ungkap Prof Arief.
Pada proses ini yang diperlukan adalah sel donor. Selain itu diperlukan resipien sel telur sebagai tempat berkembangnya. Dari sisi teknologi, hal ini menunjukkan betapa pentingnya sel telur, tanpanya tidak memungkinkan dilakukan teknologi ini.
"Melihat ini maka ketika Rasulullah menyampaikan tentang panggilan ibu dan ayah secara bersamaan maka kita dianjurkan untuk mengutamakan merespon ibu, ibu, ibu baru kemudian ayah," ujarnya.
Baca juga: Angkat Isu Forest Healing, Mahasiswa IPB Raih Dua Penghargaan Internasional
"Kloning bisa terjadi secara alamiah atau secara introduksi teknologi. Secara alamiah sudah terjadi pada hewan tingkat rendah atau pada bakteri dimana mereka menduplikasi tanpa proses seksual. Kembar identik adalah contoh Klon yang paling simpel," ungkap Prof Arief.
Pada proses ini yang diperlukan adalah sel donor. Selain itu diperlukan resipien sel telur sebagai tempat berkembangnya. Dari sisi teknologi, hal ini menunjukkan betapa pentingnya sel telur, tanpanya tidak memungkinkan dilakukan teknologi ini.
"Melihat ini maka ketika Rasulullah menyampaikan tentang panggilan ibu dan ayah secara bersamaan maka kita dianjurkan untuk mengutamakan merespon ibu, ibu, ibu baru kemudian ayah," ujarnya.
Lihat Juga :